BANDAR LAMPUNG – Antusiasme tinggi masyarakat mewarnai kegiatan bakti sosial donor darah yang diselenggarakan oleh Yayasan Suaka Insan bersama Komunitas Insan Bahagia (KIB) pada Minggu (25/1/2026). Kegiatan rutin yang digelar setiap tiga bulan sekali ini bertujuan untuk memperkuat stok darah di Kota Bandar Lampung sekaligus menjadi ajang berbagi kepedulian sosial.
Sejak pagi, lokasi kegiatan telah dipadati oleh para calon pendonor yang berasal dari berbagai kalangan. Tingginya minat masyarakat membuat target awal tercapai maksimal hingga kuota kantong darah yang disediakan pihak PMI terpenuhi sepenuhnya.
Sinergi Kemanusiaan dan Berbagi Sembako
Ketua Komunitas Insan Bahagia (KIB), Rusli Taslim, menjelaskan bahwa pada pelaksanaan kali ini, pihak panitia berhasil mengumpulkan 350 kantong darah. Jumlah ini sebenarnya berpotensi lebih tinggi mengingat kupon yang tersebar mencapai 360, namun terbatas pada ketersediaan kantong darah dari PMI dan kondisi kesehatan calon pendonor.
Sebagai bentuk apresiasi dan upaya membantu meringankan beban ekonomi, setiap warga yang berhasil mendonorkan darahnya mendapatkan paket sembako.
"Setiap pendonor mendapat paket sembako berupa beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg, dan telur. Ini adalah wujud nyata kepedulian kami dari KIB untuk sesama," ujar Rusli Taslim di sela kegiatan.
Dukungan dari Kodim 0410/KBL
Kegiatan ini turut mendapatkan perhatian dan dukungan dari jajaran TNI. Dandim 0410/KBL, Kolonel Arh Tan Roni Kurniawan, yang hadir secara langsung mengapresiasi kolaborasi komunitas dalam membantu ketersediaan stok darah nasional.
“Kami sangat mendukung kegiatan donor darah di Kota Bandar Lampung ini. Kegiatan ini sangat positif dan kami berharap masyarakat semakin antusias untuk membantu sesama melalui donor darah secara rutin,” jelas Kolonel Arh Tan Roni Kurniawan.
Agenda Rutin Berkelanjutan
Yayasan Suaka Insan dan KIB berkomitmen untuk terus menjalankan program ini sebagai bagian dari agenda prioritas organisasi. Melalui konsistensi setiap tiga bulan, diharapkan budaya donor darah dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Bandar Lampung sebagai gaya hidup sehat sekaligus bentuk tanggung jawab sosial.
Post a Comment