PRINGSEWU, 6 Januari 2026 – Pemerintah Kabupaten Pringsewu resmi memulai implementasi program kerja tahun 2026. Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Utama Pemkab Pringsewu, Senin (5/1/2026).
Penyerahan DPA di awal tahun ini bertujuan agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan tepat waktu, transparan, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
4 Program Prioritas Kabupaten Pringsewu Tahun 2026
Bupati Riyanto menekankan bahwa anggaran tahun ini akan difokuskan pada empat pilar utama pembangunan:
Transformasi Ekonomi & Hilirisasi: Fokus pada penguatan komoditas unggulan Mocaf (Modified Cassava Flour). Strategi meliputi penguatan kelembagaan petani, penerapan teknologi modern, serta perluasan pasar melalui branding yang kuat.
Pembangunan SDM Unggul: Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan yang berpedoman pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Infrastruktur & Kewilayahan: Pengembangan kawasan strategis perkotaan, khususnya penataan kawasan pusat kota Pringsewu agar lebih modern dan tertata.
Tata Kelola Pemerintahan: Percepatan transformasi digital guna mengintegrasikan layanan publik dengan sistem digital nasional.
Semangat Menuju Pringsewu MAKMUR
Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, dalam arahannya mengajak seluruh jajaran aparatur pemerintah untuk meningkatkan kedisiplinan dan kinerja. Ia optimis bahwa dengan kolaborasi yang solid, visi Pringsewu MAKMUR (Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul, dan Religius) dapat tercapai.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara riil di lapangan melalui anggaran yang telah disahkan ini,” ujar Umi Laila.
Sinergi Lintas Sektoral
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Sekdakab Pringsewu Ir. M. Andi Purwanto, S.T., M.M., para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, hingga pimpinan BUMD (PDAM Way Sekampung) dan BAZNAS. Sinergi antarlembaga ini diharapkan menjadi kunci suksesnya serapan anggaran yang akuntabel dan tepat sasaran di tahun 2026.
Analisis Konteks: Langkah cepat Bupati Pringsewu menyerahkan DPA pada pekan pertama Januari menunjukkan komitmen untuk menghindari penumpukan serapan anggaran di akhir tahun, sekaligus memberikan kepastian operasional bagi instansi pelayanan publik seperti PDAM dan perangkat kecamatan.
Post a Comment