Perkuat Ekosistem Perkantoran, Bupati Riyanto dan Wabup Umi Laila Tanam Pohon Lohansung di Kompleks Masjid Darussalam

 



PRINGSEWU, 12 Januari 2026 – Pemerintah Kabupaten Pringsewu menunjukkan langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam melalui aksi penanaman pohon Lohansung (Podocarpus macrophyllus) di area Masjid Darussalam Kompleks Perkantoran Pemkab Pringsewu, Jumat (9/1).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, didampingi Wakil Bupati Umi Laila, S.Ag., serta jajaran kepala perangkat daerah. Penanaman ini bukan sekadar penghijauan, melainkan bagian dari visi besar menciptakan kawasan perkantoran yang ekologis dan religius.


Dampak Ekologis dan Estetika

Pemilihan pohon Lohansung dinilai sangat tepat untuk area perkantoran karena karakteristiknya yang tangguh dan memiliki nilai estetika tinggi. Penanaman ini memiliki tiga tujuan utama:

  1. Keseimbangan Ekosistem: Meningkatkan serapan air dan menyediakan habitat mikro bagi fauna perkotaan.

  2. Kualitas Udara: Menekan polusi serta suhu udara di sekitar ruang publik agar lebih sejuk bagi pengunjung masjid dan pegawai.

  3. Estetika Kawasan: Menjadikan Masjid Darussalam sebagai pusat kegiatan yang asri, nyaman, dan indah dipandang mata.

Edukasi dan Kepedulian Lingkungan

Bupati Riyanto menekankan bahwa aksi ini harus menjadi teladan bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat luas.

  • Tanggung Jawab Sosial: Melestarikan alam adalah kewajiban kolektif untuk generasi mendatang.

  • Nilai Ibadah: Melakukan penghijauan di area tempat ibadah dimaknai sebagai bagian dari amal jariyah dan bentuk rasa syukur atas kekayaan alam.

“Langkah konkret ini adalah penegasan komitmen kami dalam pembangunan berkelanjutan. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab sosial sekaligus nilai ibadah dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Bupati Riyanto.

Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Penanaman pohon ini merupakan bagian dari program perluasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Pringsewu. Pemerintah daerah menargetkan agar setiap fasilitas publik memiliki area hijau yang cukup untuk mendukung kesehatan lingkungan.

Dengan penanaman ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan dapat terus tumbuh dan diimplementasikan oleh masyarakat Pringsewu dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari lingkungan terdekat.


Analisis Konteks: Pilihan lokasi di Masjid Darussalam menunjukkan pendekatan integratif antara pelestarian alam dan kenyamanan fasilitas ibadah. Pohon Lohansung juga sering dipilih sebagai simbol keberuntungan dan umur panjang dalam berbagai budaya, yang secara simbolis mencerminkan harapan Pemkab Pringsewu akan keberlanjutan pembangunan yang mereka jalankan di awal tahun 2026 ini.

Post a Comment

Previous Post Next Post