JAKARTA – Komisi III DPR RI menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana di awal tahun bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (26/1/2026). Rapat ini mengagendakan evaluasi menyeluruh atas capaian kinerja Polri sepanjang Tahun Anggaran 2025 serta pemaparan Rencana Kerja (Renja) untuk Tahun Anggaran 2026.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburrokhman, yang memimpin jalannya persidangan, menyatakan rapat tersebut sah dan memenuhi kuorum karena dihadiri secara lengkap oleh perwakilan seluruh fraksi dan kelompok komisi (Poksi).
Kehadiran Lengkap Sebagai Bentuk Komitmen
Dalam pengantar rapat, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan keseriusan institusinya dalam mempertanggungjawabkan kinerja di hadapan wakil rakyat. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran jajaran elit kepolisian yang sangat lengkap.
Kapolri hadir didampingi oleh:
Wakapolri dan seluruh Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri.
Seluruh Kapolda dari tiap provinsi di Indonesia yang mengikuti jalannya rapat secara intensif.
“Kehadiran lengkap jajaran pimpinan Polri ini merupakan bentuk keseriusan institusi, sekaligus apresiasi kami atas undangan Rapat Dengar Pendapat dari Komisi III DPR RI,” tegas Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan laporan awal.
Fokus Evaluasi 2025 dan Rencana 2026
Raker yang dinyatakan terbuka untuk umum ini menjadi ruang bagi publik untuk melihat sejauh mana target-target Polri tercapai selama satu tahun terakhir. Beberapa poin krusial yang diprediksi menjadi bahasan utama meliputi:
Realisasi Anggaran 2025: Efektivitas penggunaan dana operasional dan pengadaan infrastruktur kepolisian.
Kamtibmas Nasional: Penanganan konflik sosial, pemberantasan narkoba, dan stabilitas keamanan pasca-agenda politik besar.
Renja 2026: Proyeksi penguatan personel dan modernisasi teknologi kepolisian menghadapi tantangan keamanan siber di masa depan.
Transparansi Menuju Polri Presisi
Habiburrokhman mengapresiasi kedisiplinan jajaran Polri dalam memenuhi undangan DPR. Rapat ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang mampu mendorong transformasi Polri menjadi institusi yang semakin "Presisi" (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, dan Berkeadilan).
“Secara kasat mata, ini adalah rapat yang krusial karena dihadiri oleh seluruh elemen penting kepolisian. Kami akan mendengarkan secara mendalam pemaparan Kapolri untuk kemudian dilakukan pendalaman oleh anggota fraksi,” tutup Habiburrokhman.
Post a Comment