BANDAR LAMPUNG – Pengusaha asal Yogyakarta kelahiran Lampung, HM Suryo, resmi mengumumkan ekspansi bisnisnya dengan membangun pabrik rokok merek HS di Kabupaten Lampung Timur. Proyek ambisius di atas lahan seluas 2 hektar ini diproyeksikan menjadi solusi nyata dalam menekan angka pengangguran di Provinsi Lampung.
Hal tersebut disampaikan HM Suryo dalam konferensi pers yang turut dihadiri grup band legendaris Slank di Bandar Lampung, Sabtu (17/1/2026).
Prioritas Tenaga Kerja Lokal dan Inklusivitas Pembangunan pabrik ini ditargetkan mulai beroperasi pada tahun depan dengan kebutuhan tenaga kerja mencapai 2.000 hingga 3.000 orang. HM Suryo menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan warga sekitar pabrik sebagai karyawan utama.
"Alasan kami membangun pabrik ini adalah keprihatinan atas tingginya angka pengangguran di Lampung. Daripada warga harus merantau jauh ke Jakarta, lebih baik bekerja di dekat rumah sendiri. Kami ingin penyerapan tenaga kerja di sini maksimal," ujar HM Suryo.
Selain warga lokal, pabrik rokok HS juga membuka pintu bagi pekerja disabilitas untuk bergabung. Seluruh karyawan nantinya akan dibekali pelatihan intensif oleh tenaga profesional, mulai dari teknik pemilihan daun tembakau berkualitas, proses melinting, hingga pemahaman standar mutu produk.
Dampak Ekonomi Luas Pabrik ini diprediksi tidak hanya menyerap buruh linting, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi baru di Lampung Timur, mulai dari:
Jaringan Suplai: Kerja sama dengan petani bahan baku lokal.
Distribusi & Pemasaran: Membuka peluang usaha bagi agen dan pedagang.
Sektor Pendukung: Menumbuhkan UMKM di sekitar area pabrik.
Rekam Jejak Keberhasilan Sistem pengelolaan pabrik di Lampung Timur ini akan mengadopsi kesuksesan pabrik milik HM Suryo yang telah lebih dulu beroperasi di Magelang, Jawa Tengah. Dengan mengedepankan kearifan lokal dan peningkatan keterampilan (up-skilling) pekerja, pabrik rokok HS diharapkan mampu meningkatkan standar hidup masyarakat Lampung Timur secara signifikan.
Post a Comment