GEDONG TATAAN, 7 Januari 2026 – Perguruan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Pesawaran merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-40 dengan penuh khidmat di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Pesawaran, Senin (5/1). Mengusung tema “Mengakar dalam Kebijaksanaan, Menyapa Luka Zaman, Merawat Peradaban”, momentum ini menjadi refleksi perjalanan organisasi sejak berdiri pada 3 Januari 1986.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, yang didampingi jajaran Forkopimda, tokoh NU, serta ratusan pendekar dari berbagai penjuru Bumi Andan Jejama.
Benteng Ulama dan Penjaga Tradisi
Ketua PCNU Pesawaran, Kiai H. Ulinnuha, dalam arahannya menegaskan bahwa Pagar Nusa bukan sekadar perguruan bela diri, melainkan Badan Otonom NU yang memiliki tugas ideologis.
Tugas Strategis: Mengawal para kiai dan menjaga keutuhan NKRI.
Kontribusi Daerah: Menjadi elemen masyarakat yang solid dalam mendukung pembangunan Pesawaran yang maju dan produktif.
Dukungan dari Ketua IPSI Pesawaran
Wakil Bupati Antonius, yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesawaran, memberikan apresiasi tinggi terhadap proses kaderisasi di tubuh Pagar Nusa. Ia berharap Pagar Nusa mampu mencetak atlet-atlet profesional yang mengharumkan nama daerah.
“Kami berharap Pagar Nusa terus melahirkan pesilat tangguh yang berakhlak mulia. Dengan latihan rutin dan sinergi bersama IPSI, saya yakin talenta dari Pagar Nusa mampu menorehkan prestasi hingga tingkat nasional maupun mancanegara,” ujar Wabup Antonius.
Momentum Kebangkitan Prestasi
Ketua PC Pagar Nusa Pesawaran, Saibani, menyebutkan bahwa usia 40 tahun adalah usia matang untuk menguatkan eksistensi organisasi. Peringatan ini diisi dengan rangkaian kegiatan spiritual dan fisik:
Istighosah & Doa Bersama: Memohon keberkahan untuk organisasi dan kemajuan daerah.
Atraksi Pencak Silat: Penampilan jurus dan ketangkasan para pendekar sebagai simbol kesiapsiagaan dan pelestarian budaya.
Hadir dalam Kegiatan
Peringatan ini turut dihadiri oleh:
Kadispora Pesawaran, Visky Virdous.
Ketua PC GP Ansor Pesawaran, Towaf Muslim.
Perwakilan Kapolsek Gedong Tataan dan Danramil setempat.
Analisis Konteks: Kehadiran Wabup Antonius dalam kapasitas ganda (Pemerintah Daerah dan Ketua IPSI) memberikan legitimasi kuat bagi Pagar Nusa untuk terus berkembang sebagai organisasi olahraga prestasi sekaligus organisasi kemasyarakatan yang menjaga stabilitas daerah.
Post a Comment