PESAWARAN, 14 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tenggelam yang menimpa dua pelajar, Alivia Ayu Hanifa (11 tahun) dan Kaisya Nur Alifah (11 tahun), keduanya merupakan siswa SDN 4 Tegineneng. Peristiwa tragis ini terjadi di aliran Bendungan Kali Sungai Sekampung Feeder Canal 1, Desa Batang Hari Ogan, Kecamatan Tegineneng, pada Jumat (12/12/2025) sore.
Kronologi dan Proses Pencarian
Kejadian bermula sekitar pukul 16.30 WIB saat kedua korban bersama tiga rekannya berenang. Kondisi arus yang deras dan kedalaman air sekitar lima meter menyebabkan salah satu korban terbawa arus, dan upaya pertolongan yang dilakukan rekannya justru membuat kedua korban hanyut.
Menanggapi laporan, Pemerintah Kecamatan Tegineneng dan Desa segera berkoordinasi dengan tim gabungan.
Camat Tegineneng, Aep Alamsyah, menjelaskan upaya pencarian dilakukan secara terpadu oleh:
Basarnas Lampung
BPBD Kabupaten Pesawaran
Tagana
Jajaran Polsek Tegineneng
Pemerintah desa, dan masyarakat setempat
Hasil Pencarian:
Korban Pertama (Alivia): Ditemukan Jumat malam (12/12) pukul 19.45 WIB, sekitar 400 meter dari lokasi kejadian.
Korban Kedua (Kaisya): Ditemukan Sabtu pagi (13/12) pukul 09.40 WIB, di aliran Irigasi DAM 38, Kecamatan Batang Hari, Kabupaten Lampung Timur, dengan jarak sekitar 19 kilometer dari lokasi awal.
Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan telah dimakamkan di Desa Batang Hari Ogan.
Belasungkawa dan Imbauan Kewaspadaan
Camat Tegineneng, mewakili Pemkab Pesawaran, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Pemerintah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian yang tanpa mengenal lelah.
Menyikapi musibah ini, Camat Aep Alamsyah mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat beraktivitas di sekitar sungai, bendungan, atau aliran irigasi, khususnya pada musim penghujan dengan debit air yang tinggi dan arus deras.

Post a Comment