JAKARTA, 19 Desember 2025 – Komitmen Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam memperkuat pelindungan dan peningkatan kapasitas pekerja migran kembali mendapat pengakuan tinggi dari pemerintah pusat. Gubernur Mirza dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Inisiator Kelas Migran pada puncak peringatan Hari Pekerja Migran Internasional (HPMI) 2025.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dalam acara yang berlangsung di Gedung Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Ringkasan Penghargaan
| Detail | Keterangan |
| Penerima | Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal |
| Kategori | Tokoh Inisiator Kelas Migran |
| Pemberi | Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) |
| Dasar Penetapan | Surat Menteri KP2MI RI No: B/S.3233/01/HM.07/XII/2025 |
| Tema HPMI 2025 | "Satu Cahaya Ribuan Kisah; Solidaritas Migran untuk Kemanusiaan" |
Alasan Penganugerahan
Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Agus Nompitu, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas terobosan nyata Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Mirza dalam sektor ketenagakerjaan global.
“Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan komitmen kuat Bapak Gubernur dalam memperkuat tata kelola penempatan, pelindungan secara menyeluruh, serta peningkatan keterampilan pekerja migran Indonesia, khususnya yang berasal dari Provinsi Lampung,” ujar Agus.
Penghargaan ini sekaligus melengkapi prestasi Gubernur Mirza di akhir tahun 2025, setelah sebelumnya menerima Penghargaan Pembina Produktivitas Pramakarya dari Menteri Ketenagakerjaan RI.
Kehadiran Diwakili
Lantaran tengah menjalani agenda kunjungan kerja menyapa masyarakat di Kabupaten Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat, Gubernur Mirza berhalangan hadir secara langsung. Beliau diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Firsada, untuk menerima penghargaan tersebut.
Melalui penghargaan ini, Provinsi Lampung diharapkan terus menjadi pionir dalam menciptakan ekosistem pekerja migran yang kompeten, terlindungi, dan mampu berkontribusi pada kesejahteraan daerah asalnya.

Post a Comment