BANDAR LAMPUNG, 22 November 2025 – Keamanan di Universitas Lampung (Unila) menjadi sorotan tajam setelah dilaporkan terjadi tiga kasus pencurian sepeda motor dalam satu hari. Salah satu korban adalah pelajar, Tondi Satria Muhammad Nurul, yang kehilangan motor Honda Vario 125 di area parkir Kolam Renang Unila pada Sabtu siang (22/11/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kronologi dan Kerugian
Korban Tondi Satria melaporkan bahwa motornya dengan nomor polisi BE 2749 AGT hilang saat terparkir dalam keadaan terkunci stang di Kolam Renang Unila, area yang dikenai biaya masuk. Pelaku diduga profesional karena berhasil merusak kunci tanpa menimbulkan keributan dan membawa kabur motor senilai taksiran Rp 16,5 juta.
Keluarga korban, Ulil Fitriah, mengungkapkan bahwa kasus Tondi bukan kasus tunggal hari itu.
“Per hari ini sudah tiga motor yang hilang di Unila,” kata Ulil.
Dua motor lainnya dilaporkan hilang di pelataran Rektorat Unila, sebuah fakta yang dikuatkan oleh Polsek Kedaton yang mencatat tiga laporan kehilangan dari mahasiswa Unila dalam waktu berdekatan.
Sorotan Terhadap Respons Kampus
Keluarga korban menyoroti minimnya respons dan tindakan lanjut dari pihak kampus.
Minimnya Keamanan: Ulil menyayangkan tidak adanya petugas keamanan yang berjaga di sekitar area Kolam Renang, padahal area tersebut ramai dan berbayar.
Tindak Lanjut: Pihak kampus hanya memberikan rekaman CCTV dari kolam renang tanpa adanya tindak lanjut lain yang memadai.
Polisi menduga pencurian dilakukan oleh pelaku profesional. Kanit SPKT Regu III Polsek Kedaton, Aiptu Zainal Fanany, membenarkan laporan (LP/B/964/XI/2025/LPG/RESTA BALAM/SEKTOR KDT) dan menyatakan penyelidikan masih berlangsung. Aparat kini menelusuri jejak kendaraan berdasarkan nomor rangka dan nomor mesin yang telah dicatat.
Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, saat dikonfirmasi, memberikan jawaban singkat: "saya koordinasi dulu ya terimakash laporannya."
.jpg)
Post a Comment