Pemkab Tubaba Tetapkan Kantong Panaragan Sebagai Lokasi Baru Sekolah Rakyat, Siapkan Lahan 9,4 Hektar

 



TULANG BAWANG BARAT, 6 November 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, telah menetapkan Tiyuh Kantong Panaragan di Kecamatan Tulang Bawang Tengah sebagai lokasi baru pembangunan Sekolah Rakyat (SR). Keputusan ini menggantikan rencana awal di wilayah Gunung Terang, dengan alasan lokasi baru dinilai lebih strategis.


Proyek Prioritas Nasional Berpeluang Besar Terealisasi 2026

Sekretaris Dinas Sosial Tubaba, M. Yusuf, yang mewakili Plt. Kepala Dinas Sosial, Eri Budi Santoso, menjelaskan bahwa proses administrasi pengusulan Sekolah Rakyat berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari Kementerian Sosial serta kementerian terkait lainnya.

“Prinsipnya, hasil koordinasi terakhir pada Oktober lalu menunjukkan perkembangan yang menggembirakan,” ujar Yusuf.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Tubaba menyiapkan lahan baru seluas 9,4 hektar di Kantong Panaragan, yang jauh lebih luas dibandingkan rencana sebelumnya (5 hektar). Sekolah Rakyat yang diajukan ini merupakan institusi pendidikan lengkap untuk tiga jenjang (SD, SMP, dan SMA), yang akan dilengkapi dengan fasilitas asrama bagi siswa-siswi.

Yusuf menambahkan, usulan pembangunan SR di Tubaba berpeluang besar terealisasi pada tahun 2026.

“Pembangunan fisiknya akan dilakukan oleh Kementerian PUPR, sedangkan seluruh pembiayaan bersumber dari APBN karena program ini termasuk prioritas nasional,” terangnya.

Disiapkan Sekolah Rintisan dan Fasilitas Gratis

Sebagai tahapan awal, Dinas Sosial Tubaba juga menyiapkan Sekolah Rintisan yang akan memanfaatkan gedung SDN 18 Tiyuh Karta Raharja, hanya dengan sedikit rehabilitasi.

“Sekolah rintisan ini menjadi tahapan awal agar kegiatan belajar bisa dimulai lebih cepat. Setelah bangunan utama Sekolah Rakyat selesai, siswa akan dipindahkan ke lokasi permanen di Kantong Panaragan,” jelasnya.

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis pemerintah pusat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini menjamin pendidikan setara SD hingga SMA, lengkap dengan:

  • Fasilitas asrama.

  • Makanan bergizi.

  • Jaminan kesehatan secara cuma-cuma.

Tujuan utama program ini adalah menciptakan generasi muda yang cerdas, sehat, dan mandiri, demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Post a Comment

Previous Post Next Post