Bandar Lampung – Sistem pelayanan administrasi di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUD-AM) mendapatkan sorotan tajam dari masyarakat dan awak media setelah diketahui masih menggunakan nota pembayaran manual (tulis tangan) alih-alih sistem komputerisasi. Kondisi ini dikeluhkan oleh salah satu orang tua pasien yang merasa curiga terhadap transparansi biaya perawatan.
Masalah ini dialami oleh M, warga Lampung Timur, yang anaknya dirawat di RSUD-AM sebagai peserta BPJS Kesehatan Mandiri kelas 2, namun memilih naik kelas ke ruang VIP. Setelah 10 hari perawatan, M mengaku terkejut saat menerima nota pembayaran yang hanya ditulis tangan.
"Saat kami membayar uang muka, kasir mengatakan perhitungan belum selesai. Setelah klaim BPJS, kami diminta melunasi sisa biaya, namun nota yang diberikan hanya tulisan tangan. Wajar kami curiga, apalagi ini rumah sakit rujukan utama," ungkap M kepada awak media.
Menanggapi laporan tersebut, Humas RSUD-AM, Desy, membenarkan adanya kendala ini. Ia menjelaskan bahwa masalah tersebut berasal dari Sistem Manajemen Rumah Sakit (SMRS) yang sedang dalam tahap pembaruan.
"Terima kasih atas laporannya. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kendala ini memang terjadi karena SMRS kami sedang dalam proses pembaruan. Beberapa nota pembayaran masih harus dibuat manual," jelas Desy.
Ery, petugas administrasi yang menangani kasus ini, menambahkan bahwa perubahan sistem merupakan kebijakan baru pimpinan yang berlaku sejak 13 Januari 2025. Sebelumnya, sistem pembayaran dikelola oleh pihak ketiga. "Sejak ada kebijakan untuk mengelola sistem secara mandiri, beberapa proses administrasi menjadi tidak stabil. Kami pastikan semua biaya yang ditagihkan sudah sesuai, hanya saja kendalanya ada pada sistem," tegas Ery.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat terkait kesiapan RSUD-AM sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Lampung dalam memberikan pelayanan yang profesional dan modern. Masyarakat berharap pihak terkait, terutama Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dapat segera menanggapi dan memastikan perbaikan layanan administrasi demi kenyamanan dan kepercayaan publik.
Mitrapol.com akan terus memantau perkembangan perbaikan sistem ini dan akan meminta tanggapan resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dalam waktu dekat.

Post a Comment