BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, membuka peluang ekspor kopi robusta Lampung ke pasar Amerika Serikat. Kesempatan ini muncul setelah Gubernur menerima delegasi diaspora pelaku usaha kopi di AS pada Selasa (26/8).
Gubernur Mirza menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kopi Lampung agar dapat menembus pasar internasional. Upaya ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi para petani dan pelaku usaha kopi di Lampung.
Peningkatan Kualitas dan Potensi Pasar
Untuk mewujudkan rencana ekspor ini, Pemerintah Provinsi Lampung akan fokus pada penguatan kualitas UMKM. Langkah-langkah yang diambil meliputi:
Penyediaan processor kopi terbaik.
Pendampingan usaha.
Kerja sama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Selain itu, Gubernur Mirza juga menargetkan partisipasi kopi Lampung dalam ekspo internasional tahun depan. Hal ini penting untuk memastikan kualitas kopi Lampung dapat bersaing dengan kopi dari negara produsen besar lainnya seperti Vietnam dan Brasil.
Menurut data IBISWorld, konsumsi kopi per kapita di Amerika Serikat diperkirakan mencapai 4,5 kg per tahun, atau setara dengan tiga cangkir per hari. Dengan produksi kopi robusta Lampung yang mencapai 141.918 ton pada tahun 2024, peluang untuk memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu pemasok kopi robusta berkualitas di dunia, khususnya untuk pasar Amerika Serikat, sangat terbuka lebar.

Post a Comment