Viral! Siswi SMP di Lamteng Jadi Korban Penculikan

Lampung Tengah - Kabar penculikan seorang anak perempuan yang diduga warga Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah menggegerkan masyarakat pengguna media sosial.




Pasalnya, kabar tersebut viral dan menjadi perbincangan hangat warga di media sosial dan pesan berantai WhatsApp warga. Masyarakat pun diimbau untuk terus waspada dalam menjaga buah hatinya.

Dari informasi yang diterima Kupastuntas.co, beredar sebuah narasi dan rekaman suara seorang pria yang menceritakan kronologis dugaan percobaan penculikan terhadap pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) tersebut.

Pesan yang diterima Kupastuntas.co sekitar pukul 19.28 WIB tersebut menjelaskan, lokasi kejadian yang diduga terjadi di Desa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah pada Senin (23/1/2023) siang.

Berikut isi narasi dalam pesan berantai tersebut :

"Hati hati bapak dan ibu, telah terjadi penculikan anak usia SMP kelas 3. Kejadian di Tempuran 12c deket rumah saya, kejadian sekitar pukul setengah satu siang.

Penculik membawa mobil warna putih dengan modus bertanya tanya dengan si korban. Selanjutnya anak tadi di tepuk punggungnya akhirnya masuk mobil," kutipan narasi pesan berantai WhatsApp.

"Syukur alhamdulilah HP si anak berdering, si anak tersadar dan mobil itu masih berhenti di lampu merah 16C. Karena ada kesempatan kabur, karena si penculik duduk di bagian depan semua, si anak itu langsung buka pintu terus sambil teriak minta tolong," lanjut kutipan tersebut.

Saat Kupas Tuntas menggali informasi terkait kebenaran kabar tersebut, ternyata kejadian itu benar dialami oleh seorang anak perempuan berinisial BRS (15) warga Dusun 8, Kampung Tempuran, Kabupaten Lampung Tengah.

Gadis perempuan tersebut merupakan, putri dari Sahrudin (49) yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP. Dari informasi yang dihimpun, kronologis kejadian berlangsung pada Senin (23/1/2023) sekitar pukul 13.15 WIB.

Saat itu, korban dugaan percobaan penculikan tersebut sedang duduk di depan rumahnya. Tiba-tiba ada sebuah mobil yang tidak diketahui identitasnya melewati depan rumah korban, kemudian mobil tersebut kembali lagi dan berhenti tepat di depan rumah korban.

Salah seorang penumpang di mobil tersebut lalu menemui korban dengan bertanya sembari menepuk punggung korban dan menanyakan rumah atas nama bapak Sulaiman. Seketika itu korban tidak sadarkan diri sehingga korban ikut masuk ke mobil pelaku.

Singkat cerita, saat tiba di traffic light atau lampu merah simpang 16C. Korban tiba-tiba sadar karena handphone korban berdering. Saat itu juga korban langsung berteriak keluar mobil yang kebetulan pintu mobil tidak terkunci.

Kemudian korban menelpon rekanya berinisial A, lalu teman korban menjemputnya di lampu merah 16C sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung diantarkan ke kediaman korban.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Trimurjo, Polres Lampung Tengah, IPTU Rihamuddin Nur membenarkan peristiwa percobaan penculikan tersebut.

"Iya benar, anggota saya lagi tempat korbannya. Jadi kalau masalah penculikan itu benar," ucapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (23/1/2023) malam.

Ia menjelaskan, modus yang dilakukan pelaku penculikan ialah dengan bertanya dan menepuk pundak calon korbannya.

"Itu berawal dari, ada orang yang tidak dikenal nanya-nanya kemudian tepuk-tepuk pundak korban anak SMP itu. Kemudian korban dibawa ke atas mobil, mobilnya warna apa belum jelas, warna putih atau warna apa," bebernya.

"Kemudian tiba-tiba dia tersadarlah dia di lampu merah 16C, dia sadar pas HP nya bergetar bunyi. Dia langsung keluar dan minta tolong masyarakat sekitar terus mobilnya kabur," imbuhnya.

Kini korban tengah berada dikediaman bersama keluarganya. Ia tidak mengalami bentuk kekerasan apapun, hanya saja korban diduga masih mengalami trauma.

"Sekarang korban sudah kembali dengan orang tuanya," tandas Kapolsek.

Post a Comment

Previous Post Next Post
Undercover Channel