Sudah Kenyang Dikhianati, Prabowo Tetap Akan Berjuang Demi Bangsa Meski Sendirian

JAKARTA — Karir Prabowo Subianto di dunia politik bisa dibilang mujur, namun tidak juga tanpa hambatan.




Dunia politik yang dikenal keras dan tak jarang diwarnai pengkhianatan pernah dicicipinya. Salah satunya perjanjian batu tulis, janji antara dirinya sebagai Ketua Umum partai Gerindra dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.

Kala itu di Bogor, pada 2019. Ada tujuh pasal dengan pasal pamungkas soal komitmen Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mendukung pencalonan Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2014.

Namun perjanjian tersebut kemudian tidak jadi nyata, di Pilpres 2014 silam, PDIP malah mengusung Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Teranyar, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno yang juga kader partai Gerindra, dikabarkan akan berlabuh ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Hal itu tidak lepas soal ambisi Sandiaga mencalonkan diri sebagai presiden. Prabowo tidak melarang, ia malah mempersilahkan.

“Saya pernah ditanya, ‘Pak Prabowo, Pak Prabowo. Ini wartawan di TV Pak Prabowo sering dibohongi, sering dikhianati?’ Tapi saya bilang mungkin. Yang penting Prabowo jangan bohong dan Prabowo jangan khianat,” tegas Prabowo, dikutip fajar.co.id dari video yang diunggah akun Instagram @tumgrd, Senin (9/1/2023).

Menteri Pertahanan ini menegaskan, sekalipun ia akan sendiri berjuang, maka ia siap. Apapun akan dilakukannya untuk bangsa dan negara.

“Gak apa-apa, kalian sudah sering dengar dari saya kan. Saya siap seandainya kalian semua tinggalkan saya, saya tidak akan gentar dan saya tidak akan berhenti berhuang untuk bangsa dan negara,” pungksnya.

Post a Comment

Previous Post Next Post
Undercover Channel