TPA Bandar Jaya Lampung Tengah Padam, Kebakaran Berlangsung Tiga Hari


 Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bandar Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, berhasil dipadamkan setelah berlangsung selama tiga hari, sejak Minggu (18/10/2026).

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memastikan seluruh titik api di lokasi tersebut telah berhasil ditangani pada Selasa (20/10/2026) pagi.

“Hari ini sudah padam tadi pagi, kami diberikan hasil dari lapangan bahwa kebakaran di TPA di Tol Bandar Jaya itu sudah selesai. Alhamdulillah, sudah tertangani seratus persen tertangani,” kata Jihan usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Provinsi Lampung.

Dengan demikian, proses pemadaman yang berlangsung selama tiga hari dinyatakan selesai berdasarkan laporan petugas di lapangan. Meski demikian, Jihan berharap tidak ada lagi titik api yang muncul di kawasan TPA tersebut.

Sebelumnya, kebakaran di area tumpukan sampah itu cukup sulit dikendalikan karena banyaknya material yang mudah terbakar. Bahkan, hingga Senin (19/10/2026) malam, petugas gabungan masih menemukan sejumlah titik api dan kepulan asap di lokasi.

Untuk mempercepat penanganan, Pemerintah Provinsi Lampung mengerahkan bantuan armada pemadam kebakaran dari sejumlah kabupaten dan kota.

Kota Bandar Lampung mengirimkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Sementara itu, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Kota Metro masing-masing mengerahkan satu unit.

Bantuan tambahan juga diminta dari Kabupaten Lampung Timur, Tulang Bawang, dan Tulang Bawang Barat, masing-masing sebanyak satu unit mobil pemadam kebakaran.

Selain armada pemadam, satu unit ekskavator dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Lampung turut dikerahkan untuk membantu penanganan tumpukan sampah di area kebakaran.

Proses pemadaman melibatkan BPBD Provinsi Lampung, petugas Damkar dan BPBD Lampung Tengah, TNI, Polri, pihak perusahaan, serta masyarakat setempat.

Sebelumnya, kebakaran TPA Bandar Jaya juga sempat menimbulkan kepulan asap yang mengganggu jarak pandang pengendara di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, terutama di sekitar KM 132.

Kondisi tersebut bahkan memicu pengalihan arus lalu lintas melalui pintu keluar Tol Gunung Sugih dan Terbanggi pada Minggu (18/10/2026).

Setelah api dilaporkan padam seluruhnya, Jihan berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi sehingga aktivitas masyarakat dan pengguna jalan di sekitar kawasan tersebut tidak terganggu.

Post a Comment

Previous Post Next Post