Mayjen Kristomei Sianturi Dilantik Jadi Kepala BNPB, Gantikan Suharyanto



JAKARTA
– Presiden Prabowo Subianto melantik Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menggantikan Letjen TNI Suharyanto. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis sore (15/10/2026).

Pelantikan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pengangkatan sejumlah wakil menteri dan pimpinan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).

Dalam prosesi itu, dibacakan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 113 P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BNPB. Presiden Prabowo kemudian memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan yang diikuti Kristomei.

“Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya,” kata Presiden saat memandu pengucapan sumpah.

Dari Pangdam Radin Inten ke Kepala BNPB

Sebelum ditunjuk memimpin BNPB, Kristomei menjabat Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, yang membawahi wilayah Lampung dan Bengkulu.

Kristomei lahir di Kotabumi, Lampung Utara, pada 6 Mei 1976. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1997 dari kecabangan infanteri.

Karier militernya mencakup sejumlah penugasan di lingkungan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Ia juga pernah menjabat Komandan Yonif Linud 305/Tengkorak pada 2013–2014 dan Komandan Kodim 0424/Tanggamus pada 2014–2016.

Dalam perjalanan kariernya, Kristomei pernah menjabat Kepala Penerangan Kodam Jaya sebelum dipercaya menjadi Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat pada 2023. Pada 2024, ia kemudian mengemban tugas sebagai Wakil Gubernur Akademi Militer.

Pada Maret 2025, Kristomei ditunjuk sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI. Beberapa bulan kemudian, tepatnya Agustus 2025, ia dilantik menjadi Pangdam XXI/Radin Inten.

Tantangan Baru Memimpin Penanggulangan Bencana

Penunjukan Kristomei sebagai Kepala BNPB menandai babak baru dalam perjalanan karier militernya. Ia kini mengemban tanggung jawab memimpin lembaga yang berperan dalam koordinasi penanggulangan bencana di tingkat nasional.

Tugas tersebut berlangsung di tengah beragam tantangan kebencanaan di Indonesia, mulai dari bencana hidrometeorologi hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Kepemimpinan BNPB memiliki peran penting dalam memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan daerah, baik dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan maupun penanganan darurat serta pemulihan setelah bencana.

Pergantian pimpinan ini menjadi perhatian, terutama dalam menjaga kesiapan koordinasi penanggulangan bencana di berbagai daerah.


Post a Comment

Previous Post Next Post