Istri Ketua DPRK Nagan Raya Laporkan Dugaan Perselingkuhan di Rumah Dinas


NAGAN RAYA
– Dugaan perselingkuhan yang menyeret Ketua DPRK Nagan Raya berinisial RR menjadi perhatian publik setelah istrinya melaporkan peristiwa yang disebut terjadi di rumah dinas di kompleks perkantoran Suka Makmue, Rabu malam (28/10/2026).

Istri RR mengaku mendapati seorang perempuan berinisial NA berada di dalam kamar kedua rumah dinas tersebut. NA disebut berasal dari Kota Banda Aceh dan dikabarkan telah bersuami.

Persoalan yang awalnya terjadi dalam lingkup rumah tangga itu kini berlanjut ke ranah hukum. Istri RR telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Nagan Raya. Sementara itu, NA diamankan untuk menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Nagan Raya.

Berdasarkan keterangan istri RR, kecurigaan bermula saat dirinya pulang dan mendapati pintu kamar pribadi suaminya dalam keadaan terkunci. Kondisi tersebut dinilai tidak biasa sehingga ia meminta pintu kamar segera dibuka.

Setelah sempat terjadi cekcok, pintu pertama akhirnya terbuka. Namun, perempuan yang dicurigai berada di dalam kamar tidak terlihat. Istri RR kemudian membuka pintu kedua dan mengaku menemukan NA di dalam ruangan tersebut.

Temuan itu memicu ketegangan. Istri RR mengaku meminta penjelasan mengenai keberadaan NA dan menghendaki persoalan diselesaikan secara terbuka. Karena merasa belum memperoleh penyelesaian, ia kemudian memilih melaporkan peristiwa tersebut kepada polisi.

“Kasus ini tetap kita lanjutkan sampai saya mendapatkan keadilan,” tegas istri RR.

Kapolres Nagan Raya AKBP Muhammad Taufik melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Rizal membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut.

Menurut Kasat Reskrim, NA telah diamankan di Unit PPA Satreskrim Polres Nagan Raya untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik juga telah meminta keterangan dari istri RR.

“Iya benar, ketahuan oleh istri sahnya membawa selingkuhan ke salah satu kamar di rumah dinas Ketua DPRK Nagan Raya,” ungkap Kasat Reskrim kepada awak media.

Polisi menyampaikan perkara tersebut akan dilimpahkan ke Subdit PPA Ditreskrimum Polda Aceh sesuai arahan pimpinan untuk penanganan lebih lanjut.

“Hari ini akan kami limpahkan ke Subdit PPA Ditreskrimum Polda Aceh,” jelasnya.

Peristiwa yang disebut terjadi di rumah dinas Ketua DPRK Nagan Raya itu turut menjadi perhatian karena lokasi tersebut merupakan fasilitas yang berkaitan dengan jabatan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, Tribuanamuda.com belum memperoleh klarifikasi langsung dari RR maupun NA. Hak jawab dan ruang klarifikasi tetap terbuka bagi keduanya.

Publik kini menunggu proses penanganan kepolisian untuk mengetahui fakta secara utuh. Pemeriksaan diharapkan berjalan profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah.

Post a Comment

Previous Post Next Post