Usung Konsep Beranda Sumatra di Final PPD Nasional 2026, Bupati Radityo Egi Paparkan Transformasi Lampung Selatan


 JAKARTA — Kabupaten Lampung Selatan sukses menembus Tahap III atau babak final penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 tingkat nasional. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memaparkan secara langsung arah serta strategi transformasi pembangunan daerah di hadapan Tim Penilai dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Pemaparan yang berlangsung di Ruang Rapat Djunaedi Hadisumarto (DH) 2 Gedung Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat tersebut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto serta Kepala Bappeda Lampung Selatan Aryan Saruhian. Pada fase krusial ini, tim penilai menguji kualitas perencanaan, konsistensi pelaksanaan program, capaian kinerja makro, hingga dampak langsung kebijakan terhadap masyarakat.

Mengusung tema “Transformasi Lampung Selatan Menuju Indonesia Emas 2045: Sinkronisasi Kebijakan, Capaian Kinerja, dan Program Unggulan Daerah”, Bupati Egi menegaskan gagasan utamanya untuk mengubah citra dan fungsi strategis Lampung Selatan.

"Lampung Selatan memiliki peran strategis sebagai gerbang Pulau Sumatra. Hari ini kami ingin mentransformasikannya dari gerbang menjadi beranda Pulau Sumatra. Karena kalau hanya menjadi gerbang, kita hanya dilewati dan tidak disinggahi. Ini tentu berdampak terhadap perputaran ekonomi yang terjadi di tempat kami," ujar Bupati Egi.

Indikator Makro Positif dan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

Di hadapan dewan juri, Bupati Egi membeberkan deretan capaian indikator makro yang mencatatkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan pada tahun 2025 melonjak hingga 5,71 persen, naik signifikan dari tahun sebelumnya yang berada pada angka 4,62 persen. Angka ini sekaligus mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Seiring pertumbuhan ekonomi tersebut, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil ditekan dari 4,97 persen pada 2024 menjadi 4,67 persen pada 2025. Dari sisi akuntabilitas birokrasi, nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Lampung Selatan tahun 2025 berhasil mencapai 67,07.

Peluang Sektor Unggulan dan Tata Kelola Berkelanjutan

Meski menorehkan berbagai capaian positif, Bupati Egi tidak menampik berbagai tantangan daerah yang masih menjadi fokus perbaikan, seperti pemerataan infrastruktur, perluasan lapangan kerja, peningkatan kualitas SDM, hingga penataan ruang.

Guna menjawab tantangan tersebut, Pemkab Lampung Selatan memfokuskan percepatan pada sektor-sektor unggulan daerah, meliputi pariwisata bahari, pertanian, industri pengolahan, serta penguatan kapasitas UMKM. Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi yang inklusif, terukur, dan berkelanjutan.

Post a Comment

Previous Post Next Post