BANDAR LAMPUNG — Peristiwa duka menimpa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lampung Tengah. Seorang siswa kelas 3 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Poncowarno, Kecamatan Kalirejo, berinisial RAP (9), meninggal dunia diduga akibat tersedak biji buah kelengkeng yang menjadi bagian dari menu pendamping program tersebut, Selasa pagi (22/9/2026) sekitar pukul 07.40 WIB.
Tragedi maut ini memicu evaluasi mendasar pada tata cara penyajian dan pemilihan jenis kuliner dalam porsi makan anak sekolah, khususnya pada jenjang sekolah dasar kelas rendah.
Kepala Satuan Tugas (Satgas) MBG Provinsi Lampung, Saipul, mengonfirmasi bahwa kendati Petunjuk Teknis (Juknis) MBG secara umum belum merinci batasan komoditas buah secara spesifik, insiden ini menjadi titik balik penting untuk memperketat standar keamanan pangan (food safety) bagi anak-anak.
“Juknis memang tidak mengatur jenis makanan khusus buah secara mendalam. Tetapi ke depan, kasus ini menjadi pembelajaran berharga bahwa penyajian untuk anak-anak SD sebaiknya diprioritaskan pada buah-buahan yang sudah dikupas dan bebas biji,” tegas Saipul saat memberikan keterangan resmi, Rabu (23/9/2026).
Menurut Saipul, karakteristik anak-anak usia sekolah dasar—terutama kelas satu hingga kelas tiga—sangat rentan terhadap risiko tersedak (choking hazard) apabila diberikan buah bernutrisi yang memiliki struktur biji licin, berkulit keras, atau bertekstur ulet seperti kelengkeng, salak, maupun rambutan.
"Di rumah, anak-anak umumnya terbiasa disajikan buah yang sudah siap makan oleh orang tua mereka. Karena itu, ke depan kami menyarankan dan mensosialisasikan kepada seluruh penyedia jasa boga serta jajaran sekolah agar tidak lagi memakai buah jenis kelengkeng atau salak untuk siswa kelas rendah. Kita harus mengupayakan mitigasi total agar kejadian serupa tidak berulang," lanjutnya.
Satgas MBG Provinsi Lampung berencana memperketat pengawasan serta menerbitkan panduan edaran sosialisasi tambahan kepada penyedia katering dan pihak sekolah terkait penyesuaian porsi, pemotongan (portioning/slicing), serta pemilahan jenis buah yang aman agar selaras dengan kemampuan anatomi cerna anak-anak sekolah dasar.
Post a Comment