BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memfasilitasi pelaksanaan Salat Sunnah Istisqa dan doa bersama massal yang dipusatkan di Lapangan KORPRI, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Kamis (10/9/2026). Ibadah bersama ini digelar mulai pukul 09.00 WIB sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon diturunkannya hujan yang membawa berkah di tengah situasi kekeringan dan paparan abu vulkanik.
Masyarakat yang ingin bergabung mengikhtiarkan pemulihan kondisi lingkungan diimbau telah hadir di lokasi acara sejak pukul 08.00 WIB guna menjaga ketertiban serta kelancaran prosesi ibadah massal tersebut.
Langkah kerohanian ini diambil Pemprov Lampung sebagai respons komprehensif atas dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang dalam beberapa hari terakhir menyebarkan material abu vulkanik ke berbagai daerah di Lampung. Paparan abu tersebut diketahui sempat mengganggu mobilitas harian, kualitas udara, hingga mengancam kesehatan saluran pernapasan warga.
Melalui ibadah ini, Pemprov Lampung berharap guyuran hujan alami segera turun untuk membersihkan sisa endapan debu vulkanik di udara dan fasilitas umum, sekaligus memulihkan sektor pertanian serta memenuhi ketersediaan pasokan air bersih masyarakat.
Selain upaya fisik dan teknis mitigasi bencana yang terus berjalan, pendekatan spiritual ini dinilai amat penting guna menguatkan mentalitas, ketabahan, serta rasa kebersamaan warga terdampak. Nilai-nilai gotong royong dan kepasrahan diri menjadi modal moral utama seluruh elemen masyarakat Bumi Ruwa Jurai dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana secara kolektif.
Melalui keharmonisan antara ikhtiar lahiriah dan batiniah ini, Pemprov Lampung optimistis seluruh lapisan masyarakat dapat melewati masa tanggap darurat dan pemulihan bencana ini dengan aman, selamat, serta penuh keberkahan.
Post a Comment