Gubernur Mirza Rotasi 4 Pejabat Eselon II Pemprov Lampung Lewat Pola Tukar Guling


 BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, kembali melangsungkan rotasi pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Sebanyak empat pejabat eselon II bertukar posisi dalam agenda pelantikan yang bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (1/9/2026).

Kepastian agenda pelantikan tersebut merujuk pada Surat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, tertanggal 31 Agustus 2026, di mana prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB.

Pola Pergeseran dan Daftar Pejabat yang Bertukar Posisi

Dalam rotasi kali ini, Pemprov Lampung kembali menerapkan skema tukar posisi (tukar guling) antar-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Adapun rincian pergeseran empat posisi pejabat eselon II tersebut meliputi:

  • BPBD & Dinas Sosial: Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, Rudy Syawal Sugiarto, bertukar posisi dengan Aswarodi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung.

  • Dinas Koperasi UKM & Dinas Perpustakaan: Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Evie Fatmawaty, bertukar posisi dengan Fitrianita Damhuri yang sebelumnya mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Lampung.

Skema rotasi silang semacam ini tercatat bukan kali pertama diterapkan oleh Gubernur Mirza. Sebelumnya, pola serupa telah dilakukan pada pergeseran Budhi Darmawan (mantan Kadis PSDA) dengan Febrizal Levi Sukmana (mantan Kadis ESDM), serta pergeseran Bani Ispriyanto (mantan Staf Ahli Ekubang) dengan Liza Derni (mantan Kadis Kelautan dan Perikanan).

Konfirmasi Badan Kepegawaian Daerah

Saat dikonfirmasi mengenai kepastian agenda pengangkatan sumpah jabatan tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Rendi Reswandi, membenarkan adanya jadwal pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Lampung.

"Lihat nanti saja ya," ujar Rendi Reswandi memberikan tanggapan singkat sebelum pelaksanaan acara.

Langkah penyegaran birokrasi ini diharapkan dapat mendorong akselerasi kinerja masing-masing OPD dalam menjalankan program prioritas pembangunan daerah serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik di Provinsi Lampung.

Post a Comment

Previous Post Next Post