Kebakaran Rumah di Simpang Pematang Mesuji, Dua Bocah Kakak Beradik Meninggal Dunia


 MESUJI — Peristiwa kebakaran hebat melanda satu unit rumah tinggal di Desa Budi Aji, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung, pada Minggu (30/8/2026) dini hari. Tragedi memilukan tersebut mengakibatkan dua orang anak yang merupakan kakak beradik meninggal dunia secara mengenaskan di lokasi kejadian.

Korban jiwa teridentifikasi bernama Anindya Putri Ilham, siswi kelas 5 Sekolah Dasar (SD), dan kakak kandungnya, Oktananda Putra Ilham, yang masih duduk di kelas 8 Madrasah Tsanawiyah (MTs). Kedua korban diduga tak sempat menyelamatkan diri saat kobaran api melahap seluruh bagian rumah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kobaran api dengan cepat membesar pada saat warga sekitar masih terlelap tidur. Konstruksi dan isi bangunan rumah yang mudah terbakar membuat si jago merah melahap habis seluruh fisik bangunan beserta asset di dalamnya dalam waktu singkat.

Warga sekitar yang menyadari adanya amukan api berhamburan mencoba memberikan pertolongan darurat. Bersama petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi, upaya pemadaman dilakukan secara intensif hingga akhirnya api berhasil dikuasai dan dislokalisasi agar tidak merembet ke area pemukiman di sekitarnya.

Dugaan Korsleting Listrik dan Penyelidikan Kepolisian

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Satpol PP dan Damkarmat) Kabupaten Mesuji, Ronal Nasution, mengonfirmasi terjadinya insiden kebakaran maut tersebut.

"Saat ini api sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas di lapangan. Dugaan sementara, penyebab kebakaran dipicu oleh korsleting arus pendek listrik," ujar Ronal saat memberikan keterangan resmi.

Meski demikian, pihak Damkarmat menegaskan bahwa kepastian mengenai penyebab utama kemunculan api masih menunggu penyelesaian hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta proses penyelidikan resmi dari aparat kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dari Polres Mesuji bersama dinas terkait masih siaga di lokasi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan, pendataan estimasi kerugian material, dan mengumpulkan keterangan saksi guna menyusun kronologi pasti atas insiden tersebut.

Post a Comment

Previous Post Next Post