PRINGSEWU — Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, menekankan pentingnya peran strategis pondok pesantren dalam mendukung arah pembangunan daerah, khususnya pada aspek pembentukan sumber daya manusia (SDM) yang beriman, berilmu, serta berakhlak mulia
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto menilai keberadaan lembaga pesantren tidak hanya berfokus pada pendidikan keagamaan formal semata, melainkan menjadi pilar utama pembentuk karakter dan moral generasi penerus
Pengajian akbar tersebut menghadirkan penceramah Al-Mukarom KH. Achmad Yazid Bustomi, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Falah Al-Hasani dari Pasuruan, Jawa Timur
Meneladani Perjuangan Ulama dan Menjaga Visi Pringsewu Makmur
Bupati Riyanto menyampaikan bahwa momentum peringatan haul merupakan ajang untuk mengenang sekaligus meneladani pengabdian almarhum KH. Abdullah Sayuti yang semasa hidupnya konsisten mendidik umat dan mencetak generasi Qurani
"Dalam konteks meneladani perjuangan para ulama, kita tentu tidak bisa melepaskan diri dari sumber keteladanan yang utama, yaitu Nabi Muhammad SAW. Semangat keteladanan Rasulullah SAW dan perjuangan para ulama tersebut menjadi fondasi utama dan energi bagi Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam melangkah maju," ujarnya
Lebih lanjut, Riyanto menjelaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal visi Pringsewu Makmur—yakni Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul, dan Religius
Pembangunan Manusia Sebagai Prioritas Utama
Bupati Pringsewu mengajak seluruh ulama dan elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah
"Membangun daerah bukan hanya membangun jalan, jembatan, dan gedung, jauh lebih penting adalah membangun manusianya, karena daerah yang maju bukan hanya daerah yang tinggi pertumbuhan ekonominya, tetapi juga daerah yang masyarakatnya beriman, berilmu, berakhlak, dan saling menghormati. Dan, pesantren adalah mitra strategis bagi mewujudkan cita-cita tersebut," pungkasnya
Post a Comment