Hadiri Apel Akbar di Palembang, Gubernur Mirza Tegaskan Satlinmas Pilar Keamanan dan Mitigasi Bencana Lampung

 


PALEMBANG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (Mirza), menghadiri secara langsung Apel Akbar Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang dirangkaikan dengan deklarasi, pelantikan, serta pengukuhan Pengurus Pusat dan Daerah Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) se-Indonesia ini dipusatkan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, pada Jumat (28/8/2026).

Keikutsertaan Gubernur Mirza dalam forum nasional ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat konsolidasi urusan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas) di Provinsi Lampung. Langkah ini difokuskan untuk memastikan kesiapsiagaan personel Satlinmas di tingkat pekon, desa, dan kelurahan dalam mendukung mitigasi bencana alam, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta menjaga stabilitas keamanan lingkungan secara berkelanjutan.

Amanat Kemendagri tentang Pelayanan Dasar Wajib

Apel akbar yang diikuti sekitar 3.000 personel Satlinmas perwakilan daerah tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus, serta dihadiri Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan jajaran kepala daerah se-Indonesia.

Dalam amanatnya, Wamendagri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa wujud kemerdekaan sejati harus dirasakan masyarakat melalui hadirnya rasa aman, tertib, dan pelayanan pemerintah yang sigap.

"Kemerdekaan harus hadir dalam bentuk rasa aman, ketenteraman, ketertiban, perlindungan, dan pelayanan pemerintah ketika masyarakat membutuhkan. Urusan trantibumlinmas merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang masuk dalam kategori pelayanan dasar wajib," ujar Wiyagus.

Ia memaparkan, saat ini terdapat 1.258.758 personel Satlinmas di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota yang didukung oleh 469.076 poskamling di seluruh Indonesia. Dengan posisi yang dekat di tengah warga, Satlinmas diinstruksikan untuk mengambil peran lebih kuat dalam deteksi dini bencana dan pencegahan karhutla, termasuk mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Sinergi TNI dan Pemprov Lampung dalam Penguatan Linmas

Senada dengan hal tersebut, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan kesiapan jajaran TNI untuk mengintegrasikan potensi Aslinmas dalam operasi penanganan kerawanan wilayah serta mitigasi bencana bersama Polri, BNPB, dan pemerintah daerah.

"Dengan kekompakan dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, BNPB, BPBD, TNI, Polri, dan Aslinmas, pemeliharaan keamanan serta mitigasi di lapangan akan jauh lebih efektif," kata Jenderal Maruli.

Menanggapi arahan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk terus membina, menguatkan kapasitas, dan menyelaraskan peran Satlinmas dengan program penanganan bencana daerah.

Menurut Gubernur Mirza, Satlinmas merupakan garda terdepan yang paling memahami kondisi geografis dan dinamika sosial masyarakat desa. Oleh karena itu, penguatan kelembagaan dan keterlibatan Linmas di Provinsi Lampung akan terus ditingkatkan guna mewujudkan lingkungan yang aman, tenteram, dan kondusif.

Post a Comment

Previous Post Next Post