BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) terus mengoptimalkan potensi komoditas lokal sebagai bagian dari daya tarik pariwisata daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui perhelatan Coffee Expo dan Cup Taster Competition 2026 yang menjadi agenda unggulan dalam rangkaian hari ketiga Festival Krakatau XXXV di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Jumat (28/8/2026).
Gelaran Coffee Expo difungsikan sebagai etalase utama untuk memperkenalkan keanekaragaman kopi Lampung, sekaligus mengukuhkan citra komoditas tersebut sebagai produk unggulan dan identitas kebudayaan Bumi Ruwa Jurai. Sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia, Lampung menempatkan sektor pertanaman kopi tidak hanya sebagai penggerak ekonomi warga, tetapi juga elemen penting dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis pariwisata.
Uji Ketelitian Cita Rasa di Cup Taster Competition 2026
Salah satu mata acara yang paling menyedot perhatian pengunjung adalah Cup Taster Competition 2026. Sebanyak 24 peserta dari berbagai kalangan—mulai dari barista profesional, pelaku industri kedai kopi, hingga masyarakat umum penggemar kopi—tampil menunjukkan keahlian teknis dalam mengidentifikasi, membedakan, dan menilai karakteristik sensori cita rasa sampel kopi Lampung.
Kompetisi ini dirancang untuk meningkatkan standar apresiasi masyarakat terhadap keberagaman aroma dan citra rasa kopi lokal. Dalam ajang ini, tiga peserta terbaik dengan keakuratan dan kecepatan penilaian tertinggi berhak mendapatkan penghargaan berupa uang tunai, sertifikat resmi, serta plakat apresiasi dari panitia penyelenggara.
Dukungan Internasional dan Sektor Parekraf
Sesi pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah berlangsung meriah dengan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Tony Ferdinansyah, serta tamu kehormatan perwakilan dari Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Hasegawa Takuya.
Kehadiran perwakilan diplomatik Jepang ini memberikan nilai strategis bagi penguatan potensi ekspor maupun promosi pariwisata Lampung di kancah global, khususnya pada sektor komoditas kopi unggulan.
Kepala Dinas Parekraf Lampung, Tony Ferdinansyah, menegaskan bahwa integrasi antara sektor ekonomi kreatif dan pariwisata melalui festival kopi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar kopi Lampung, sekaligus memberikan pengalaman edukatif yang berkesan bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Festival Krakatau XXXV.
Post a Comment