Lanal Lampung Pasang Jaringan Listrik Dermaga Khusus untuk Sandar Kapal Induk Garibaldi



PESAWARAN — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung tengah dirombak secara struktural guna dipersiapkan menjadi salah satu pangkalan utama kapal induk helikopter hibah asal Italia, ITS Giuseppe Garibaldi. Langkah modernisasi korps matra laut ini ditandai dengan percepatan perluasan dimensi dermaga serta instalasi berbagai fasilitas teknis berstandar operasional internasional yang belum pernah dimiliki sebelumnya oleh pangkalan di kawasan pesisir Lampung tersebut.

Proses draf rekonstruksi dan peningkatan kapasitas pangkalan ini disesuaikan secara presisi untuk memenuhi draf kebutuhan taktis kapal perang berbobot masif sekitar 14.150 ton. Salah satu pemutakhiran teknologi paling krusial yang tengah dipasang di area dermaga adalah infrastruktur jaringan listrik bertegangan tinggi yang berfungsi sebagai shore power. Fasilitas pasokan daya listrik dari daratan ini memungkinkan mesin utama kapal induk dinonaktifkan secara total saat bersandar, guna menghemat draf bahan bakar sekaligus menekan emisi di area pangkalan.

Selain suplai daya, TNI AL juga mengintegrasikan draf sistem tambat khusus berskala berat (heavy-duty mooring system). Perangkat teknis ini dipasang untuk menjamin stabilitas struktural lambung kapal sepanjang 180,2 meter tersebut dari ancaman draf dinamika arus dan gelombang Selat Sunda yang terkenal ekstrem.

"Modernisasi fasilitas sandar di Lanal Lampung ini dilakukan secara komprehensif. Penguatan tidak hanya bertumpu pada perluasan draf fisik dermaga semata, melainkan mencakup integrasi sistem tambat khusus, penyediaan jaringan energi listrik shore power, serta draf fasilitas pendukung logistik tempur lainnya. Segala aspek teknis dipersiapkan agar pangkalan siap menyambut operasional penuh kapal perang berbobot besar ini," urai Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama Tunggul, Senin, 13 Juli 2026.

Proyeksi Strategis Pulau Kelagian dan Selat Sunda

Arah draf pengembangan pangkalan ini ditinjau langsung oleh Panglima Komando Armada RI, Laksamana Madya Denih Hendrata. Dalam inspeksi komando tersebut, jajaran pimpinan memastikan draf daya tampung dermaga siap menghadapi dimensi kapal perang lintas helikopter. Selain area induk di Piabung, TNI AL memproyeksikan Pulau Kelagian untuk bertransformasi menjadi pos depan (forward operating base) guna menyokong mobilitas kapal-kapal patroli cepat di koridor strategis Selat Sunda.

Di sisi lain, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menegaskan bahwa draf penempatan kapal induk helikopter ini tidak akan dipusatkan pada satu titik pangkalan tunggal. Guna memperluas draf radius proyeksi kekuatan (power projection) dan efektivitas patroli maritim nasional, TNI AL tengah menyiapkan sebaran draf pangkalan pendukung di beberapa wilayah krusial Indonesia.

Kementerian Pertahanan menargetkan draf finalisasi proses hibah kapal perang ITS Giuseppe Garibaldi ini rampung sepenuhnya pada paruh kedua tahun 2026. Korps matra laut juga telah menyiapkan draf pengiriman personel terpilih ke Italia gun

Post a Comment

Previous Post Next Post