Bupati Nanda Indira Dekatkan Birokrasi Lewat Layanan Terpadu di Tegineneng



PESAWARAN — Pemerintah Kabupaten Pesawaran melakukan terobosan pelayanan publik jemput bola untuk memotong jarak birokrasi bagi masyarakat perdesaan. Melalui kegiatan pra-acara (pra-event) bertajuk "Manjau Jama Warga", Pemkab Pesawaran memboyong berbagai kantor dinas pelayanan langsung ke Lapangan SD Negeri 10 Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Kamis, 16 Juli 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan menyambut Hari Jadi Kabupaten Pesawaran ke-19. Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., turun langsung memimpin pemantauan jalannya kegiatan guna memastikan seluruh instrumen pelayanan, mulai dari pasar murah hingga pengurusan dokumen kependudukan, terdistribusi secara optimal dan tepat sasaran.

Pasar Murah Perindag: Solusi Tekanan Inflasi Sembako

Komoditas bahan pokok yang terus berfluktuasi di pasaran disiasati oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) dengan membuka stan pasar murah. Langkah intervensi pasar ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat di tingkat tapak yang sedang tertekan.

Sejumlah komoditas bahan pokok strategis dijual dengan harga subsidi khusus:

  • Minyak Goreng: Minyakita dibanderol seharga Rp15.500 per liter.

  • Beras SPHP (Bulog): Disiapkan sebanyak 100 karung dengan harga miring Rp62.500 per kemasan 5 kilogram.

  • Gula Pasir: Dilepas ke warga dengan harga Rp17.500 per kilogram.

Kehadiran pasar murah ini langsung diserbu oleh warga setempat yang mengaku sangat terbantu di tengah kenaikan harga kebutuhan harian di pasar tradisional.

Mal Pelayanan Publik Portabel: Dari Dokumen Sipil Hingga Konsultasi Pajak

Tidak sekadar menggelar sembako murah, esensi dari draf "Manjau Jama Warga" adalah menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) portabel di tengah lapangan desa. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis membuka gerai pelayanan satu atap secara simultan.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) membuka loket kilat pembuatan KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta kelahiran, akta kematian, hingga registrasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sementara itu, bagi para pelaku usaha mikro, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyiagakan petugas pendampingan draf pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis.

Sektor kesehatan juga diperkuat oleh Dinas Kesehatan melalui skrining kesehatan komprehensif tanpa biaya, mulai dari cek tekanan darah, kolesterol, kesehatan jiwa, hingga tes penularan penyakit HIV dan sifilis. Di bidang pendapatan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mempermudah draf pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) serta asistensi mengenai draf Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hasil implementasi regulasi keuangan teranyar.

"Kami ingin memotong hambatan jarak dan waktu yang selama ini dikeluhkan warga ketika harus mengurus administrasi ke ibu kota kabupaten. Melalui Manjau Jama Warga, seluruh pelayanan dasar pemerintah daerah didekatkan dalam satu tempat, mudah dijangkau, dan langsung dirasakan manfaatnya," jelas Bupati Nanda Indira.

Sebagai informasi, draf pergerakan pelayanan keliling ini telah dicanangkan sejak Rabu, 15 Juli 2026, di Pasar Desa Maja, Kecamatan Marga Punduh. Setelah menyisir berbagai kecamatan, draf puncak Pesta Rakyat Manjau Jama Warga dijadwalkan akan digelontorkan pada 24–26 Juli 2026 mendatang yang dipusatkan di Lapangan Kridayuana, Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan.

Post a Comment

Previous Post Next Post