BANDAR LAMPUNG – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Lampung resmi menabuh genderang persiapan pesta olahraga rekreasi multieven perdana di Bumi Ruwa Jurai. Langkah strategis ini ditandai dengan pergelaran Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) sekaligus peluncuran (launching) resmi maskot FORPROV I KORMI Lampung Tahun 2026 yang dipusatkan di Ballroom Hotel Horison, Bandar Lampung, Minggu (24/5/2026).
Agenda akbar ini diikuti oleh delegasi dari 15 pengurus KORMI tingkat kabupaten/kota serta puluhan pimpinan Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang bernaung di bawah payung KORMI Lampung. Forum ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat konsolidasi internal, menyelaraskan program kerja, serta membakar semangat olahraga masyarakat dari kelompok usia dini hingga lanjut usia (lansia).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amiriko yang datang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Acara dipimpin langsung oleh Ketua DPD KORMI Provinsi Lampung Ir. Ansori Djausal, serta dihadiri oleh para ketua KORMI tingkat daerah dan ratusan penggerak olahraga rekreasi se-Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Ketua DPD KORMI Lampung Ir. Ansori Djausal melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Lampung atas komitmen dan dukungan penuh yang diberikan jajaran pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor kepemudaan serta olahraga masyarakat.
Ansori menegaskan, intervensi dan kehadiran pemerintah sangat vital agar gerakan olahraga masyarakat tidak sekadar mengejar aspek rekreatif belaka. Lebih dari itu, gerakan ini ditargetkan mampu mengakar menjadi gaya hidup yang membentuk karakter generasi muda Lampung yang sehat, disiplin, produktif, dan memiliki ikatan kebersamaan yang kokoh.
“Bapak Gubernur menaruh harapan besar agar KORMI Lampung mampu bertransformasi menjadi wadah yang inklusif dan aktif dalam mengampanyekan budaya hidup sehat. Kita harus mampu mendongkrak angka partisipasi masyarakat secara masif dalam setiap kegiatan olahraga kebugaran dan rekreasi,” urai Ansori Djausal taktis.
Filosofi 'Si Uncal' dan Rencana Sebaran Arena FORPROV I
Selain mematangkan cetak biru program kerja organisasi melalui raker, daya tarik utama dalam forum ini adalah peluncuran resmi maskot utama Festival Olahraga Provinsi (FORPROV) I Lampung Tahun 2026 yang diberi nama “Si UNCAL”. Visualisasi maskot ini menggunakan sepasang Rusa Sambar—fauna yang identik dengan lanskap Lampung—sebagai simbol dari ketangkasan, energi baru, serta semangat inklusivitas yang berkelanjutan.
Ajang FORPROV I Lampung sendiri dijadwalkan bakal menghentak pada Oktober 2026 mendatang. Menariknya, demi menggencarkan sosialisasi dan membumikan keberadaan KORMI di tingkat akar rumput, arena pertandingan dipastikan tidak hanya berpusat di ibu kota provinsi, melainkan akan disebar secara merata di berbagai kabupaten dan kota di Lampung.
Selain sebagai panggung unjuk gigi para pegiat olahraga rekreasi daerah, FORPROV I ini diposisikan sebagai wadah seleksi daerah (seleksida) tingkat tinggi. Langkah ini diambil guna menjaring talenta-talenta terbaik Lampung yang akan digembleng menuju medan laga sesungguhnya, yaitu Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) IX yang akan diselenggarakan di Palu, Sulawesi Tengah.
Perluas Jaringan: Mandat Kepengurusan Baru di 7 Kabupaten/Kota
Guna mempercepat pemerataan roda organisasi di seluruh wilayah administratif, Ketua DPD KORMI Lampung Ir. Ansori Djausal memanfaatkan momentum raker ini untuk melakukan ekspansi kepengurusan daerah secara masif.
Ansori secara resmi melantik Ketua Pengurus KORMI Kabupaten Way Kanan untuk masa bakti kepengurusan periode 2026–2030. Prosesi pelantikan ini disusul dengan penyerahan surat mandat resmi pembentukan gerbong kepengurusan baru di tujuh wilayah sekaligus.
Ketujuh daerah yang menerima mandat ekspansi organisasi tersebut meliputi Kabupaten Lampung Utara, Pesisir Barat, Tulang Bawang, Lampung Barat, Tulang Bawang Barat, Lampung Selatan, serta Kota Bandar Lampung.
Melalui konsolidasi organisasi yang terstruktur dan sosialisasi masif lewat peluncuran maskot "Si Uncal" ini, KORMI Lampung optimis dapat melahirkan gelombang kesadaran baru di tengah masyarakat. Olahraga tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan kebutuhan komunal demi mewujudkan masyarakat Bumi Ruwa Jurai yang bugar, gembira, dan bermental juara.
Post a Comment