BANDAR LAMPUNG – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melaksanakan kunjungan kerja perdana di Provinsi Lampung pada Jumat (8/5/2026). Kedatangan Wapres di Bandara Radin Inten II disambut langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, serta Anggota DPR RI Dwita Ria Gunadi. Kunjungan ini juga mendapat pengawalan antusias dari relawan BaraJP yang turut mendukung sinergi program pemerintah pusat di Bumi Ruwa Jurai.
Fokus pertama kunjungan Wapres adalah meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Margasari, Lampung Timur. Di lokasi ini, Wapres memeriksa berbagai fasilitas modern seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), gudang beku, hingga pabrik es portabel. Gibran menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas tersebut agar nelayan dapat meningkatkan hasil produksi pascapanen. Kepala Desa Margasari, Wahyu Jaya, optimis bahwa integrasi fasilitas penyimpanan dan Sentra Kuliner (Senkul) ini akan memicu pertumbuhan wisata pesisir berbasis kuliner lokal.
Agenda berlanjut ke sektor pendidikan dan kesehatan di Kota Bandar Lampung. Setelah meninjau program vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Wapres menyambangi RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo didampingi Wali Kota Eva Dwiana. Di rumah sakit tersebut, Wapres memantau pelayanan BPJS Kesehatan serta memantau progres pembangunan gedung penyakit dalam 10 lantai. Gedung ini nantinya akan menjadi pusat layanan jantung, hati, dan saraf otak, yang diproyeksikan membuat warga Lampung tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk penanganan penyakit berat.
Di sela rangkaian agenda, DPD BaraJP Lampung berkesempatan menyampaikan empat isu krusial kepada Wakil Presiden. Isu tersebut meliputi masalah kapasitas gudang Bulog yang terbatas di tengah melimpahnya stok beras panen raya, akses jalan di sembilan desa yang masih terisolasi, regulasi tambang rakyat yang belum tuntas, serta rencana audiensi DPP BaraJP. Menanggapi hal tersebut, Wapres menyatakan akan menindaklanjuti poin-poin tersebut dan mengatur jadwal pertemuan lebih lanjut.
Kunjungan kerja ini ditutup dengan pelaksanaan salat Jumat di Masjid Al-Furqon Bandar Lampung sebelum Wapres melanjutkan rangkaian agenda sore. Kunjungan ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kerakyatan dan peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat Lampung.
Post a Comment