BANDAR LAMPUNG – Sekretariat Bersama (Sekber) organisasi media siber di Provinsi Lampung yang terdiri dari SMSI, JMSI, dan AMSI, resmi memperkuat fungsi pengawasan publik terhadap program prioritas nasional. Dalam sarasehan bertema “Lampung Mau Dibawa ke Mana” di Hotel Radisson, Senin (11/5/2026), Sekber mengumumkan peluncuran portal pengaduan bertajuk “Lapor Sekber”.
Portal ini disiapkan sebagai wadah bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai persoalan di lapangan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari masalah distribusi hingga aspek keamanan pangan.
Ketua Harian SMSI Lampung, Fajar Arifin, menjelaskan bahwa portal tersebut merupakan langkah konkret Sekber dalam menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran negara. "Kami tengah memfinalisasi portal 'Lapor Sekber'. Masyarakat bisa melaporkan hal apa pun, termasuk jika ada indikasi keracunan makanan atau praktik ilegal dalam program MBG," ujarnya.
Beberapa poin penting terkait layanan pengaduan ini:
Akses Mudah: Selain portal daring, tersedia Hotline 24 Jam di nomor 0811-7900-1001.
Kerahasiaan Terjamin: Sekber berkomitmen penuh menjaga identitas pelapor agar masyarakat merasa aman dalam memberikan informasi.
Fungsi Kontrol: Laporan yang masuk akan diverifikasi dan dikawal oleh organisasi media sebagai bentuk fungsi kontrol sosial.
Lampung Jadi Pionir Dapur MBG Terbanyak Dalam forum yang sama, Kepala Satgas MBG Provinsi Lampung, Saipul, memaparkan bahwa Lampung mencatatkan capaian pembentukan dapur MBG tertinggi secara nasional. Saat ini, terdapat lebih dari 1.150 dapur yang melayani sekitar 2,3 juta penerima manfaat.
Namun, Saipul mengakui masih adanya tantangan besar, terutama terkait standarisasi pengolahan dan distribusi. "Beberapa kendala seperti keterlambatan distribusi masih terjadi. Oleh karena itu, pengawasan dari berbagai pihak, termasuk media dan masyarakat, sangat diperlukan," ungkapnya.
Dukungan Lintas Sektor Sarasehan ini juga menghadirkan perspektif dari berbagai instansi:
TNI (Kodam XXI/Radin Inten): Kolonel Inf Erwin Agung T. Wiyono menyampaikan dukungan TNI dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dan target pembangunan 30 jembatan perintis di Lampung.
Polda Lampung: Kompol Andri Yulianto menekankan pentingnya stabilitas keamanan sebagai fondasi utama iklim investasi dan keberhasilan program nasional.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai organisasi profesi dan aktivis yang hadir. Kolaborasi antara tiga organisasi pemilik media (SMSI, JMSI, AMSI) diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan Lampung yang lebih transparan dan tepat sasaran.
Post a Comment