Targetkan "Tiga Sukses", PON 2032 Diproyeksikan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat Lampung

 



BANDAR LAMPUNG – Provinsi Lampung mendapatkan sinyal positif dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terkait kelayakan infrastruktur olahraga untuk menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032. Kedatangan tim visitasi menjadi langkah awal bagi Bumi Ruwa Jurai untuk membidik multiplier effect, terutama di sektor ekonomi kerakyatan.

Koordinator Tim 3 Visitasi KONI Pusat, Kolonel Arm Mukhammad Asyik, menyatakan bahwa sebagian besar sarana (venue) yang ada saat ini sudah berada dalam kondisi baik dan hanya memerlukan sedikit penyempurnaan untuk memenuhi standar nasional.

Kota Baru Jadi Pusat Venue Strategis Dalam tinjauannya pada Rabu (15/04/2026), tim visitasi memberikan perhatian khusus pada rencana pembangunan area tanding baru di kawasan Kota Baru. Wilayah ini disiapkan secara strategis untuk mengakomodasi cabang olahraga (cabor) yang memerlukan ruang terbuka luas.

"Kami melihat beberapa cabor sudah cukup mendukung dari sisi venue. Kawasan Kota Baru akan menjadi fokus untuk cabor seperti aeromodeling, paramotor, berkuda, hingga bisbol," ungkap Asyik. Ia juga mengingatkan agar sisa waktu persiapan dimaksimalkan dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas sektor.

Muara Capaian: Tiga Sukses Tim verifikasi KONI menegaskan bahwa kesuksesan Lampung sebagai tuan rumah tidak hanya diukur dari lancarnya pertandingan atau banyaknya medali emas yang diraih. Keberhasilan sejati terletak pada tercapainya "Tiga Sukses", yaitu:

  1. Sukses Penyelenggaraan: Acara berjalan lancar dan profesional.

  2. Sukses Prestasi: Atlet daerah mampu bersaing dan mencetak rekor baru.

  3. Sukses Ekonomi: Peningkatan kesejahteraan masyarakat luas dan pelaku UMKM lokal.

Berkah Ekonomi untuk Warga Lokal Perhelatan akbar ini diprediksi akan mendatangkan ribuan atlet, ofisial, dan suporter dari seluruh penjuru nusantara. Kehadiran massa dalam jumlah besar ini diharapkan mampu memutar roda perekonomian warga, mulai dari sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga kerajinan tangan khas Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung diharapkan terus bersinergi untuk memastikan bahwa perputaran uang selama PON 2032 benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat bawah dan pelaku usaha kecil, menjadikan pesta olahraga ini sebagai warisan pembangunan yang berkelanjutan.

Post a Comment

Previous Post Next Post