Kabupaten Pringsewu Genap Berusia 17 Tahun, Bupati Riyanto Pamungkas Ajak Seluruh Elemen Perkuat Sinergi Pembangunan

 


PRINGSEWU – Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar upacara khidmat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-17 Kabupaten Pringsewu yang dipusatkan di Lapangan Pemkab Pringsewu, Senin (6/4/2026). Peringatan tahun ini mengusung semangat refleksi atas perjalanan panjang daerah sejak pemekaran, sekaligus proyeksi strategis untuk kesejahteraan masyarakat di masa depan.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, serta dihadiri oleh Ketua DPRD Pringsewu Suherman, Kajari Pringsewu Anggiat AP Pardede, jajaran Forkopimda, tokoh pemekaran, organisasi kemasyarakatan, dan ASN di lingkungan pemerintah daerah.

Refleksi 17 Tahun dan Fokus Masa Depan

Dalam amanatnya, Bupati Riyanto menekankan bahwa usia 17 tahun merupakan fase krusial bagi Kabupaten Pringsewu untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian pembangunan. Ia menggarisbawahi tiga pilar utama yang menjadi prioritas ke depan, yakni peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan ekonomi lokal, dan akselerasi pembangunan infrastruktur.

“Peringatan ini adalah momentum kita bersama untuk memperkuat komitmen. Kita harus memastikan bahwa setiap gerak pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pringsewu, terutama dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah,” ujar Bupati Riyanto.

Apresiasi dan Penghargaan

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi, dalam rangkaian upacara tersebut Pemkab Pringsewu menyerahkan sejumlah penghargaan strategis, di antaranya:

  • Penghargaan MTQ: Apresiasi bagi para pemenang yang telah mengharumkan nama Pringsewu di tingkat Provinsi Lampung.

  • Sekolah Adiwiyata: Penghargaan bagi institusi pendidikan yang berkomitmen pada pelestarian lingkungan.

  • Layanan Kepegawaian: Penyerahan secara simbolis SK Pensiun bagi ASN yang telah menyelesaikan masa baktinya dengan penuh integritas.

Ziarah dan Penghormatan Sejarah

Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Purnayudha Bhakti Keputran serta makam para tokoh pejuang pemekaran. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas jasa para perintis yang telah meletakkan fondasi berdirinya Kabupaten Pringsewu.

Peringatan ditutup dengan acara ramah tamah dan peninjauan pameran foto sejarah Kabupaten Pringsewu. Pameran ini menyajikan rekam jejak visual transformasi Pringsewu dari masa ke masa, yang diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga dan rasa memiliki (sense of belonging) bagi generasi muda di Bumi Jejama Secancanan.

Post a Comment

Previous Post Next Post