LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Provinsi Lampung mendapat kritik tajam terkait minimnya keterbukaan informasi mengenai kesiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026. Hal ini mencuat dalam diskusi pendidikan bertajuk “Sekolah Negeri Untuk Siapa?” yang digelar oleh Gelanggang Institute bersama FMGI dan LEDForm di Sabah Balau, Sabtu (25/4/2026).
Praktisi pendidikan, Hadi Aspirin, menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan pasif dalam menyosialisasikan tahapan dan kesiapan SPMB kepada masyarakat luas.
Perbandingan dengan Manajemen Mudik Dalam pemaparannya, Hadi membandingkan persiapan SPMB dengan kesiapan mudik Lebaran. Menurutnya, pemerintah sangat masif memberikan informasi terkait perbaikan jalan, titik kemacetan, hingga fasilitas rest area saat Idulfitri, namun tidak melakukan hal serupa untuk agenda besar pendidikan.
“Sampai hari ini belum ada pemberitahuan dari pemerintah tentang sejauh mana kesiapan pelaksanaan SPMB. Ini koreksi besar bagi pemerintah karena ketidakterbukaan informasi akan berdampak langsung pada kualitas penyelenggaraan dan keadilan bagi calon siswa,” ujar Hadi.
Ia mendesak Dinas Pendidikan atau panitia SPMB untuk segera melakukan konferensi pers guna memaparkan persentase kesiapan teknis agar masyarakat tidak kebingungan.
Ruang Kritik Demi Kualitas SDM Diskusi yang menghadirkan Sekretaris Dewan Pendidikan Lampung, Gino Vanollie, ini bertujuan untuk membedah ulang transparansi dan keadilan dalam penerimaan siswa baru. Direktur Gelanggang Institute, Novri Rahman, M.Pd., menegaskan bahwa forum ini akan rutin digelar sebagai bentuk kontribusi nirlaba dalam mengawal kebijakan pemerintah.
“Gelanggang Institute akan terus memberikan masukan dan kritik konstruktif demi membangun SDM Lampung yang berkualitas,” ungkap Novri.
Senada dengan itu, Sekretaris FMGI, Jully Andrianto, menambahkan bahwa dinamika pembangunan di Lampung memerlukan ajang strategis seperti diskusi ini untuk menggali persoalan akar rumput dan memberikannya sebagai rekomendasi kepada pemangku kebijakan.
Dengan minimnya informasi yang tersedia di publik saat ini, para pemerhati pendidikan berharap Pemerintah Provinsi Lampung segera mengambil langkah nyata dalam menggandeng media guna menyebarkan informasi SPMB secara transparan dan akuntabel.

Post a Comment