Bentuk Pemimpin Masa Depan, Wakil Bupati Karo Resmi Buka Seleksi Calon Paskibraka Tahun 2026

 


KARO – Pemerintah Kabupaten Karo secara resmi memulai tahapan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Karo Tahun 2026. Mewakili Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP, membuka kegiatan tersebut di Aula Rakoetta Brahmana, Kantor Bupati Karo, Senin (6/4/2026).

Fase seleksi kali ini menjadi tahap krusial yang menitikberatkan pada dua instrumen penilaian utama, yakni Seleksi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Tes Intelegensia Umum (TIU).

Kader Bangsa Berintegritas Tinggi

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan oleh Wakil Bupati, ditekankan bahwa Paskibraka bukan sekadar penugasan teknis baris-berbaris, melainkan sebuah proses inkubasi bagi pelajar putra dan putri terbaik untuk menjadi calon pemimpin bangsa.

“Adik-adik adalah kader bangsa yang dipersiapkan untuk memiliki karakter Pancasila. Seleksi ini tidak hanya menguji ketahanan fisik, tetapi merupakan bagian dari penguatan sikap, mental yang prima, serta integritas yang tinggi,” ujar Komando Tarigan di hadapan para peserta.

Tanggung Jawab dan Kriteria Penilaian

Pemerintah Kabupaten Karo menggarisbawahi tiga poin penting dalam pelaksanaan seleksi tahun ini:

  1. Tugas Mulia: Menyiapkan personel yang mampu mengemban tanggung jawab sakral dalam pengibaran dan penurunan Duplikat Bendera Pusaka pada HUT Proklamasi RI dan Hari Lahir Pancasila.

  2. Wawasan Kebangsaan: Melalui tes PIP dan TIU, diharapkan lahir kader yang memiliki pemahaman mendalam tentang ideologi negara serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

  3. Kualitas Kreatif & Inovatif: Menghasilkan generasi muda yang mampu memberikan sumbangsih bagi kemajuan “Tanah Karo yang Beriman, Berbudaya, Unggul, Modern, dan Sejahtera.”

Harapan Pemerintah Daerah

Wakil Bupati berpesan agar seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi dengan menjunjung tinggi kejujuran dan disiplin. Hasil dari proses ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin masa depan yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus kematangan emosional.

Acara pembukaan ini dihadiri oleh jajaran penting, termasuk perwakilan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Staf Ahli Bupati, Asisten Pemerintahan, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Karo, serta tim seleksi independen.

Post a Comment

Previous Post Next Post