Antisipasi May Day 2026, Kapolda Lampung Pimpin Simulasi Pengamanan Demo Secara Humanis dan Responsif


PESAWARAN – Guna menjamin stabilitas keamanan menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Polda Lampung menggelar simulasi rayonisasi dan penanganan aksi unjuk rasa di Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling, Kamis (16/04/2026). Kegiatan ini menjadi tolok ukur kesiapan personel dalam menghadapi dinamika penyampaian pendapat di muka umum secara profesional.

Kegiatan ini dipantau langsung oleh Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, didampingi Wakapolda Lampung, Brigjen Pol. Sumarto, serta melibatkan jajaran pejabat utama Polda Lampung.

Simulasi Pengamanan Bertingkat Latihan ini melibatkan personel gabungan dari Satbrimobda, Dit Samapta, Dit Lantas, hingga tim kesehatan dari Dokkes Polda Lampung. Selain satuan tingkat Polda, simulasi ini juga memperkuat sistem rayonisasi yang melibatkan Polresta Bandar Lampung, Polres Pesawaran, dan Polres Lampung Selatan.

Dalam peragaannya, personel mensimulasikan tahapan penanganan massa secara bertingkat, mulai dari situasi hijau (aman/tertib) hingga eskalasi situasi merah yang berpotensi memicu kericuhan. Tim negosiator, Dalmas awal, hingga Dalmas lanjut memperagakan koordinasi terpadu untuk memastikan massa tetap terkendali tanpa mengabaikan hak asasi manusia.

Instruksi Kapolda: Profesional dan Humanis Irjen Pol. Helfi Assegaf menekankan bahwa kesiapan personel melalui pembentukan peleton dan kompi kerangka adalah harga mati. Ia memerintahkan seluruh Kapolres jajaran untuk memastikan kesiapan sarana pendukung dan mencermati setiap dinamika sosial yang berkembang.

"Seluruh jajaran harus memastikan kesiapan personel dan peralatan sebagai langkah antisipasi gangguan Kamtibmas. Saya instruksikan para Kapolres agar mengimplementasikan kebijakan secara tepat, profesional, namun tetap mengedepankan sisi humanis dalam melayani masyarakat yang menyampaikan aspirasi," tegas Kapolda Helfi.

Kesiapan Menyeluruh di Seluruh Jajaran Polda Lampung juga memfokuskan pemantauan pada dinamika lintas sektoral yang berkaitan dengan objek vital dan instansi pemerintahan. Melalui simulasi ini, seluruh personel diharapkan semakin solid, responsif, dan siap menjaga kondusivitas wilayah hukum Lampung pada momentum May Day 2026 mendatang.

Post a Comment

Previous Post Next Post