Tebarkan Inspirasi di SLB Negeri PKK, Wakil Gubernur Jihan Nurlela Ajak Komunitas Disabilitas Perkuat Jiwa di Bulan Ramadan

 


BANDAR LAMPUNG, 5 Maret 2026 – Wakil Gubernur Lampung sekaligus Ketua Umum Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL), Jihan Nurlela, melakukan kunjungan silaturahmi Ramadan yang hangat bersama keluarga besar disabilitas di SLB Negeri PKK Provinsi Lampung, Kamis (5/3). Dalam kesempatan tersebut, Wagub menekankan bahwa esensi Ramadan adalah pendidikan jiwa yang melampaui batasan fisik.

Kehadiran Wagub Jihan disambut ceria oleh para siswa, guru, dan orang tua murid. Ia membawa pesan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi mulia melalui ketakwaan.

Kemuliaan Tanpa Batas Fisik Dalam sambutannya, Jihan Nurlela memberikan penguatan moral kepada para siswa istimewa. Ia menegaskan bahwa jabatan, harta, maupun kesempurnaan fisik bukanlah tolok ukur utama kemuliaan seorang hamba di mata Allah SWT.

"Ramadan mengajarkan kita tentang pendidikan jiwa dan empati. Kita belajar bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih keberkahan. Di mata Tuhan, yang diukur adalah ketakwaan dan kualitas jiwa kita semua," ujar Wagub Jihan dengan penuh haru.

Apresiasi Prestasi Religi Suasana semakin inspiratif saat Wagub memberikan apresiasi khusus (reward) kepada siswa-siswi yang menunjukkan prestasi luar biasa dalam ibadah. Penghargaan diberikan kepada seorang siswa dan siswi yang berhasil melakukan tadarus Al-Qur'an hingga lebih dari Juz 10. Tidak ketinggalan, Wagub juga memberikan apresiasi kepada guru SLB yang telah berhasil khatam Al-Qur'an sebelum Ramadan berakhir.

Komitmen Berkelanjutan PKDL Sebagai pucuk pimpinan PKDL Lampung, Jihan menegaskan komitmen organisasi untuk terus mengawal kesejahteraan penyandang disabilitas secara berkelanjutan. Ia berjanji akan terus mengorkestrasikan energi positif demi memberikan dampak maksimal bagi komunitas disabilitas di Bumi Ruwa Jurai.

"Kami berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik bagi keluarga besar PKDL, baik saat menjabat di kepengurusan maupun tidak nantinya. Kami ingin memastikan komunitas ini terus bertumbuh dan mandiri," tegasnya.

Kegiatan diakhiri dengan tausiah religius oleh Ustaz Muhammad Syukron Muchtar, yang dilanjutkan dengan pembagian bantuan sosial serta takjil. Aksi nyata ini diharapkan dapat menebarkan sukacita dan semangat bagi para siswa SLB dalam menjalankan ibadah puasa dengan penuh kebahagiaan.

Post a Comment

Previous Post Next Post