Perkuat Keselamatan Jalur Mudik 2026, Petugas Gabungan Pasang Pembatas Beton di Tanjakan Rawan Tarahan

 


LAMPUNG SELATAN, 10 Maret 2026 – Menjelang lonjakan arus mudik Lebaran 1447 H, jajaran Pos Lantas Tarahan bersama Polres Lampung Selatan dan Dinas Bina Marga melakukan langkah preventif masif dengan memasang pembatas jalan (barrier) beton di sepanjang tanjakan dan turunan tajam Tarahan, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (10/3).

Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas di jalur yang dikenal memiliki kontur curam dan tikungan tajam, yang sering kali menjadi lokasi kecelakaan kendaraan berat maupun kendaraan pribadi.

Rekayasa Fisik untuk Kontrol Manuver Pemasangan pembatas jalan ini bertujuan untuk mempersempit ruang manuver kendaraan agar lebih terkontrol, sekaligus mencegah kendaraan keluar jalur atau masuk ke jalur lawan saat kehilangan kendali (out of control). Jalur Tarahan diprediksi akan mengalami kenaikan volume kendaraan yang signifikan pada puncak arus mudik 2026 mendatang.

“Tanjakan Tarahan adalah titik perhatian utama kami. Dengan adanya pembatas jalan ini, kami ingin memastikan risiko fatalitas dapat ditekan sekecil mungkin. Kami meminta pengendara untuk ekstra waspada saat melintasi jalur ini,” ujar perwakilan Pos Lantas Tarahan di lokasi pemasangan.

Evaluasi Fasilitas Keselamatan Jalan Pihak Dinas Bina Marga menegaskan bahwa pemasangan barrier beton ini dilakukan sesuai dengan standar keselamatan jalan nasional. Selain pembatas fisik, otoritas terkait juga tengah melakukan evaluasi untuk penambahan elemen keselamatan lainnya, seperti:

  • Marka Jalan: Memperjelas garis pembatas dan zona larangan menyalip.

  • Rambu Peringatan: Penambahan rambu "Turunan Tajam" dan "Gunakan Gigi Rendah".

  • Penerangan Jalan Umum (PJU): Memastikan titik-titik gelap di sepanjang tanjakan mendapatkan cahaya yang cukup pada malam hari.

Imbauan bagi Pemudik Polres Lampung Selatan mengimbau kepada seluruh calon pemudik agar memastikan kondisi rem dan mesin kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur perbukitan di Lampung Selatan. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman mudik yang aman, lancar, dan minim insiden bagi seluruh masyarakat yang melintas menuju gerbang Pulau Sumatera.

Post a Comment

Previous Post Next Post