BANDAR LAMPUNG, 23 Maret 2026 – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Al-Bakrie, Bandar Lampung, Sabtu (21/3). Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, hadir di tengah ribuan jemaah dalam momen yang menjadi sejarah baru bagi masjid tersebut sebagai salah satu lokasi utama penyelenggaraan Salat Id di tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang merayakan hari kemenangan dengan penuh kedamaian setelah sebulan penuh menunaikan ibadah puasa Ramadan.
Momentum Kebangkitan Provinsi Lampung Gubernur Mirza menegaskan bahwa Idulfitri tahun ini harus dimaknai lebih dari sekadar ritual keagamaan. Ia memandang momen ini sebagai titik balik untuk memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.
"Idulfitri bukan hanya perayaan spiritual, tapi momentum kebangkitan bersama untuk memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, dan menyatukan langkah membangun Lampung yang kita cintai ini," ujar Gubernur Mirza di hadapan jemaah.
Apresiasi Keamanan dan Kelancaran Arus Mudik Lebih lanjut, Gubernur memberikan catatan positif terhadap situasi keamanan di Provinsi Lampung yang tetap kondusif sepanjang Ramadan hingga hari raya. Ia secara khusus mengapresiasi kerja keras aparat keamanan, tenaga kesehatan, ASN, serta relawan yang memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang.
Terkait mobilitas nasional, Gubernur menyatakan rasa bangganya atas pengelolaan arus mudik di wilayah Lampung yang berjalan aman dan terkendali meskipun terjadi lonjakan volume kendaraan.
"Alhamdulillah, masyarakat Lampung bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk. Bagi para pemudik, arus mudik tetap berjalan kondusif. Ini berkat kerja sama seluruh pihak yang menjaga ketertiban di 'Pintu Gerbang Sumatra' ini," pungkasnya.
Doa untuk Insan yang Lebih Baik Menutup pesannya, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Mirza mengucapkan Selamat Idulfitri 1447 H kepada seluruh warga. Ia berharap nilai-nilai kesabaran dan kepedulian yang ditempa selama Ramadan dapat menjadikan masyarakat Lampung insan yang lebih baik dan solid dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Post a Comment