Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas, Bupati Nanda Indira dan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Matangkan RKPD Pesawaran 2027



PESAWARAN, 14 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Pesawaran secara resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab setempat, Jumat (13/3). Dalam forum strategis ini, Bupati Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., menegaskan komitmennya untuk membawa Pesawaran "Naik Kelas" melalui penguatan infrastruktur dan pemerataan akses pelayanan publik bagi seluruh masyarakat.

Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang memberikan arahan khusus mengenai pentingnya sinkronisasi program pembangunan dari tingkat desa hingga nasional.

Capaian Makro dan Struktur Ekonomi yang Kokoh Bupati Nanda memaparkan performa ekonomi Pesawaran tahun 2025 yang tumbuh impresif sebesar 5,38%. Kontribusi ekonomi Pesawaran terhadap Provinsi Lampung kini mencapai 4,44% dengan dominasi sektor pertanian (36,86%) dan perdagangan (17,30%).

“Musrenbang ini adalah ruang partisipatif untuk memastikan perencanaan pembangunan mencerminkan kebutuhan riil masyarakat dan kemampuan fiskal daerah. Kita ingin pertumbuhan ini inklusif dan berkelanjutan,” ujar Bupati Nanda.

Inovasi "Game Changer": Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa Sebagai langkah konkret menuju visi "Pesawaran CAKEP" (Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, dan Produktif), Pemkab Pesawaran mengusulkan sejumlah program unggulan yang menjadi motor penggerak daerah:

  • Sekolah Rakyat: Rencana pembangunan kawasan pendidikan terintegrasi seluas 7 hektare di Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, dengan kapasitas 1.200 siswa (SD-SMA).

  • Koperasi Desa Merah Putih: Pengembangan ekonomi kerakyatan melalui 47 gerai yang telah tersebar di berbagai kecamatan.

  • Program MBG: Penjangkauan seluruh kecamatan dengan dukungan 52 satuan pelayanan (SPPG) bagi 130.416 penerima manfaat.

Gubernur Mirza: Pertumbuhan Harus Dimulai dari Desa Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan apresiasi atas geliat ekonomi di Pesawaran. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan menuju Indonesia Emas 2045 memerlukan penguatan fondasi dari tingkat paling bawah.

“Pertumbuhan ekonomi harus dimulai dari desa. Jika desa tumbuh, kabupaten akan kuat, dan akhirnya provinsi serta negara akan melompat maju. Saya mendorong optimalisasi potensi lokal dan prinsip good governance dalam setiap rupiah yang direncanakan,” tegas Gubernur Mirza.

Musrenbang ini diharapkan menghasilkan dokumen perencanaan yang akuntabel, di mana pembangunan infrastruktur tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjamin kelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup warga Bumi Andan Jejama.


Tentang Pemerintah Kabupaten Pesawaran:

Post a Comment

Previous Post Next Post