Wali Murid TK Nurul Islam Keluhkan Temuan Cangkang Telur pada Menu Makan Bergizi Gratis di Lampung Barat



 LIWA, 25 Februari 2026 – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lampung Barat kembali memicu kekhawatiran publik. Kali ini, para dewan guru dan wali murid di TK Nurul Islam, Pasar Liwa, dikejutkan dengan temuan pecahan cangkang telur yang ikut tercampur di dalam menu telur dadar yang dibagikan kepada siswa pada Selasa (10/2).

Temuan ini memicu kritik tajam karena dinilai dapat membahayakan kesehatan anak-anak usia dini yang menjadi sasaran utama program. Pecahan cangkang yang tajam dikhawatirkan dapat melukai tenggorokan atau saluran pencernaan jika luput dari pengawasan dan tertelan oleh siswa.

"Kami sangat menyayangkan kualitas menu kali ini. Anak-anak TK belum tentu mengerti, bisa saja cangkang tersebut tertelan. Kami berharap pihak penyedia mengutamakan kualitas, mengingat anggaran negara yang dikucurkan sangat besar," ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.

Risiko Kesehatan dan Kontaminasi Pakar kesehatan mengingatkan bahwa tertelannya cangkang telur bukan hanya berisiko menyebabkan luka fisik pada kerongkongan, tetapi juga ancaman kontaminasi bakteri Salmonella. Bakteri ini sering menempel pada kulit luar telur dan dapat menyebabkan keracunan makanan serius dengan gejala diare, demam, hingga kram perut, yang sangat berbahaya bagi sistem kekebalan tubuh balita.

[Image: Close-up of eggshell fragments found in the MBG omelette menu at TK Nurul Islam]

Tanggapan Pihak SPPG Pasar Liwa Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasar Liwa, Riki Sopyan, saat dikonfirmasi pada Rabu (11/2), mengakui adanya insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa masuknya cangkang telur ke dalam menu merupakan kesalahan manusia (human error) dalam proses produksi massal.

“Kami memastikan dapur akan melakukan evaluasi total terkait temuan ini. Kami juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada dewan guru dan wali murid atas ketidaknyamanan serta kekhawatiran yang ditimbulkan,” jelas Riki.

Desakan Evaluasi Standar Operasional Dewan guru dan wali murid mendesak agar SPPG Pasar Liwa memperketat standar operasional prosedur (SOP) di dapur penyedia. Hal ini penting agar setiap porsi makanan yang sampai ke tangan siswa memiliki kualitas, kuantitas, dan tingkat kebersihan yang seragam. Masyarakat berharap program populis ini tidak hanya mengejar kuantitas distribusi, tetapi juga menjamin keamanan pangan sebagai prioritas utama demi kesehatan generasi penerus di Lampung Barat.

Post a Comment

Previous Post Next Post