PESAWARAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 Kodim 0421/Lampung Selatan resmi dibuka dalam sebuah upacara khidmat di Lapangan Desa Gunung Sari, Selasa (10/2/2026). Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat guna mengakselerasi pembangunan di kawasan pedesaan.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., serta dihadiri jajaran petinggi Kodam II/Sriwijaya, Korem 043/Gatam, dan Forkopimda setempat.
Sasaran Fisik: Dari Jalan Hingga Sumur Bor
Dandim 0421/LS, Letkol Kav M. Nuril Ambiyah, melaporkan bahwa sebanyak 214 personel diterjunkan untuk menyelesaikan target fisik di Desa Tanjung Rejo hingga 11 Maret 2026. Fokus pembangunan meliputi:
Infrastruktur Jalan: Pembangunan jalan rabat beton sepanjang 666 meter.
Drainase: Pembangunan talud sepanjang 540 meter untuk mencegah erosi.
Program Unggulan: Rehabilitasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pembuatan 5 titik sumur bor untuk akses air bersih.
Penguatan Nonfisik dan Layanan Sosial
Tidak hanya fokus pada infrastruktur, TMMD ke-127 juga menyasar penguatan karakter dan kesejahteraan masyarakat melalui:
Penyuluhan Strategis: Wawasan kebangsaan, hukum, Kamtibmas, hingga edukasi bahaya judi online dan narkoba.
Aksi Sosial: Sunatan massal, pelayanan KB, donor darah, dan pemberian bantuan kitab suci Al-Qur’an.
Ekonomi & Pangan: Bantuan bagi pelaku UMKM serta penyaluran alat Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk ketahanan pangan.
Akselerasi Pembangunan Melalui Gotong Royong
Bupati Nanda Indira dalam amanatnya menegaskan bahwa TMMD adalah instrumen percepatan pembangunan yang luar biasa bagi pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada semangat gotong royong masyarakat.
“TMMD adalah bukti nyata bersatunya TNI dan rakyat. Bagi Pemerintah Kabupaten Pesawaran, ini adalah percepatan luar biasa dalam memajukan desa. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan sikap gotong royong agar semua program berjalan maksimal,” ujar Bupati Nanda.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak infrastruktur yang kokoh, tetapi juga membangun soliditas dan sinergitas yang mendalam antara aparat keamanan dan warga demi kemaslahatan bersama di Bumi Andan Jejama.
Post a Comment