Terbang Perdana! Wagub Jihan Pimpin Rombongan ‘Inaugural’ Lampung-Malaysia, Bawa Misi Strategis G-to-G

 


BANDAR LAMPUNG – Provinsi Lampung resmi mencatatkan sejarah baru dalam konektivitas udara internasional. Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dijadwalkan memimpin langsung penerbangan perdana (inaugural) rute Bandar Lampung (TKG) – Kuala Lumpur (KUL) melalui Bandara Raden Inten II menggunakan maskapai TransNusa, Kamis (12/02/2026).

Penerbangan yang dijadwalkan lepas landas pukul 12.30 WIB ini membawa rombongan yang terdiri dari jajaran pejabat Pemprov Lampung, perwakilan Kadin, Hipmi, organisasi bisnis, hingga masyarakat umum.

Misi Diplomasi dan Bisnis

Kunjungan selama dua hari ini bukan sekadar seremoni. Pemerintah Provinsi Lampung telah menjadwalkan agenda padat untuk memperkuat posisi Lampung di kancah regional:

  • Government-to-Government (G-to-G): Pertemuan resmi dengan pihak Kerajaan Malaysia guna membahas rencana kerja sama strategis di bidang perdagangan.

  • Business-to-Business (B-to-B): Penjajakan peluang investasi dan promosi sektor pariwisata unggulan Lampung kepada pelaku usaha di Malaysia.

“Kegiatan ini adalah momentum untuk menunjukkan bahwa Lampung siap menjadi pemain global. Kita membawa misi perdagangan dan pariwisata untuk memperkuat ekonomi daerah,” ungkap perwakilan rombongan.

Agenda Padat di Kuala Lumpur

Setibanya di Kuala Lumpur International Airport (KLIA), rombongan dijadwalkan menghadiri jamuan makan malam bersama pihak Kerajaan Malaysia untuk mematangkan draf kerja sama. Di hari kedua, rombongan akan meninjau beberapa titik strategis dan pusat ekonomi seperti Dataran Merdeka dan Mitsui Outlet Park guna mempelajari tata kelola kawasan niaga dan pariwisata internasional.

Detail Operasional dan Transparansi

Meskipun dipimpin oleh Wakil Gubernur, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Sekdaprov Marindo Kurniawan tetap berada di Lampung untuk menjalankan agenda pemerintahan yang mendesak, termasuk sosialisasi sektor konstruksi Jepang dan rapat tata kelola publik.

Sesuai komitmen transparansi yang disampaikan sebelumnya, biaya partisipasi keberangkatan ini tercatat sebesar Rp5.990.000 per orang, yang merupakan biaya mandiri/partisipasi dari masing-masing instansi dan individu guna menyukseskan pembukaan rute internasional ini tanpa membebani kas APBD secara khusus untuk perjalanan dinas luar negeri.

Pintu Gerbang Sumatera Kembali Terbuka

Dengan beroperasinya rute ini, Lampung kini memiliki akses langsung ke salah satu hub udara terbesar di Asia Tenggara. Hal ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh, menurunkan biaya logistik, dan mengundang lebih banyak turis mancanegara untuk mencicipi ombak selancar di Pesisir Barat atau keindahan alam Lampung lainnya.

Post a Comment

Previous Post Next Post