Pasca-Kebakaran Hebat PT SPM II Lampung Tengah: Kerugian Capai Rp1 Miliar, Operasional Pabrik Lumpuh Total

 



LAMPUNG TENGAH — Aktivitas produksi di pabrik pengolahan tepung tapioka PT Sinar Pematang Mulia (SPM) II di Desa Mataram Udik, Kecamatan Bandar Mataram, terhenti total menyusul kebakaran hebat yang melanda fasilitas tersebut pada Sabtu (14/2/2026) malam. Berdasarkan taksiran awal, kerugian material akibat insiden ini mencapai sedikitnya Rp1 miliar.

Pihak berwenang saat ini tengah melakukan investigasi mendalam di lokasi kejadian guna memastikan pemicu api yang melalap sebagian besar area mesin produksi utama.

Dugaan Penyebab: Overheat pada Panel Mesin

Kepolisian daerah melalui Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, menyampaikan bahwa dugaan sementara api berasal dari gangguan teknis pada komponen kelistrikan. Suhu panas yang berlebih (overheating) pada panel mesin diduga menjadi pemicu ledakan yang kemudian menyebarkan api dengan cepat ke seluruh ruangan.

“Sebagian besar area mesin produksi terbakar. Kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp1 miliar, mencakup kerusakan mesin produksi, panel listrik, serta bahan baku yang berada di area terdampak,” jelas Kombes Yuni, Minggu (15/2/2026).

Dampak Signifikan terhadap Rantai Operasional

Kebakaran ini tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada aspek ekonomi perusahaan:

  • Penghentian Produksi: Operasional pabrik ditutup sementara untuk keperluan olah TKP dan pembersihan material sisa kebakaran.

  • Kerusakan Aset Vital: Hilangnya mesin produksi utama dan rusaknya bahan baku siap olah.

  • Potensi Kerugian Berlanjut: Kerugian diperkirakan akan membengkak seiring dengan durasi pemulihan pabrik yang memakan waktu lama.


Ringkasan Insiden PT SPM II

Aspek InsidenKeterangan
Lokasi KejadianDesa Mataram Udik, Kec. Bandar Mataram, Lampung Tengah
Waktu KejadianSabtu, 14 Februari 2026 (Petang/Malam)
Estimasi Kerugian± Rp1.000.000.000 (Satu Miliar Rupiah)
Korban JiwaNihil
Penyebab SementaraPanas berlebih (overheat) pada panel mesin

Langkah Pemulihan dan Penyelidikan

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, api yang membumbung tinggi dan asap pekat sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial, menunjukkan skala kebakaran yang cukup masif. Sebanyak lima armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

Hingga saat ini, pihak manajemen PT SPM II belum memberikan estimasi waktu kapan pabrik dapat beroperasi kembali. Fokus utama saat ini adalah memastikan area pabrik aman dari potensi titik api susulan dan menyelesaikan proses penyelidikan formal oleh tim Inafis kepolisian.

Post a Comment

Previous Post Next Post