Menuju HUT ke-62 Lampung: Pemprov Sulap Kawasan PKOR Jadi Destinasi Wisata Terpadu dan Sentra UMKM Kota

 



BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mentransformasi Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim menjadi lebih dari sekadar fasilitas olahraga. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa kawasan seluas 32 hektare tersebut akan dioptimalkan sebagai spot tourism terintegrasi yang menyatukan unsur budaya, kuliner, dan ekonomi kreatif di jantung Kota Bandar Lampung.

Arahan ini disampaikan dalam kegiatan "Lomba Mancing Payu Kidah" di Embung PKOR, Jumat (13/02/2026), yang menandai dimulainya rangkaian perayaan HUT ke-62 Provinsi Lampung.

PKOR Sebagai Alternatif Wisata Non-Pantai

Dengan potensi fasilitas yang lengkap—mulai dari stadion, anjungan kabupaten/kota, hingga ruang terbuka hijau—Pemprov Lampung melihat peluang besar bagi PKOR untuk menjadi destinasi wisata keluarga unggulan.

Strategi pengembangan PKOR ke depan meliputi:

  • Integrasi Kalender Event: Aktivitas akhir pekan akan dijadwalkan secara rutin melalui kolaborasi dengan Dinas Pariwisata.

  • Sentra Budaya & UMKM: Optimalisasi anjungan daerah sebagai etalase budaya dan ruang bagi pelaku UMKM lokal.

  • Wisata Air: Pemanfaatan embung sebagai spot rekreasi mancing keluarga dan ruang santai publik.

Menangkap Peluang Penerbangan Internasional

Sekdaprov Marindo juga mengaitkan pengembangan PKOR dengan dibukanya kembali rute penerbangan internasional di Lampung. Kehadiran wisatawan mancanegara menuntut ketersediaan ruang publik yang representatif dan tertata.

"PKOR bisa menjadi tempat yang menampilkan identitas budaya dan kuliner Lampung secara terintegrasi. Wisatawan mancanegara tidak hanya mencari pantai, tapi juga ruang publik yang menampilkan kearifan lokal secara modern," ujar Marindo.

Implementasi Gerakan ASRI dan KORVE

Sejalan dengan Instruksi Gubernur No. 8 Tahun 2026, kegiatan ini juga diisi dengan aksi KORVE (bersih-bersih) dan penanaman pohon. Hal ini bertujuan untuk memastikan PKOR tetap bersih, nyaman, dan terhindar dari banjir akibat drainase yang tersumbat saat musim penghujan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Meiry Harika Sari, menambahkan bahwa pihaknya bersama Dinas Perikanan telah menebar 50 ribu benih ikan nila dan emas di Embung PKOR sebagai upaya menjaga ekosistem sekaligus menarik minat pengunjung melalui wisata mancing.

Sinergi Lintas Sektor

Pengelolaan PKOR dipastikan akan melibatkan kolaborasi lintas OPD agar kawasan ini semakin produktif. Dengan penataan yang lebih baik, PKOR diharapkan mampu meningkatkan indeks kebahagiaan warga sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pemberdayaan UMKM.

Post a Comment

Previous Post Next Post