Lampung Siap Jadi Gerbang Utama Mudik Sumatera, Ketua DPRD dan Gubernur Perkuat Sinergi Lintas Sektoral

 


BANDAR LAMPUNG, 22 Februari 2026 – Ketua DPRD Provinsi Lampung, A. Giri Akbar, S.E., M.B.A., bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T., menegaskan kesiapan total Provinsi Lampung dalam menghadapi arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 yang dihadiri langsung oleh Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, S.H., di Kantor Gubernur Lampung, beberapa waktu lalu.

Rapat strategis ini menjadi ajang sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan keamanan dan kelancaran transportasi di Lampung sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatera.

Dukungan Pengawasan Legislatif Ketua DPRD Lampung, A. Giri Akbar, menegaskan bahwa pihak legislatif memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan transportasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Ia menekankan pentingnya manajemen rekayasa lalu lintas yang optimal di titik-titik krusial, terutama akses menuju Pelabuhan Bakauheni.

"DPRD siap bersinergi melalui fungsi pengawasan guna memastikan kesiapan armada dan infrastruktur berjalan sesuai rencana. Sebagai gerbang utama Sumatera dari Pulau Jawa, Lampung memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan jutaan pemudik dapat melintas dengan aman, lancar, dan tertib," tegas Giri Akbar.

Target Jalan Mulus Sebelum Lebaran Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memaparkan bahwa persiapan tidak hanya berfokus pada moda transportasi, tetapi juga kesiapan infrastruktur jalan. Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan penanganan jalan berlubang selesai sebelum puncak arus mudik.

"Kami mengapresiasi kesiapan SDM serta sarana prasarana dari seluruh pihak. Target kami jelas, seluruh jalan berlubang dapat tertangani sebelum Lebaran. Selain itu, kami menjamin ketersediaan bahan pokok, BBM, dan pasokan listrik dalam kondisi cukup agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang," ujar Gubernur Mirza.

Pengamanan dan Ketertiban Sektor keamanan juga menjadi prioritas melalui pelaksanaan Operasi Ketupat yang akan digelar oleh jajaran Polda Lampung. Koordinasi lintas sektor antara jajaran Forkopimda, BUMN transportasi, dan pemerintah kabupaten/kota diharapkan dapat mengantisipasi potensi hambatan sejak dini.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam arahannya turut mengapresiasi langkah cepat Pemprov Lampung. Ia menekankan bahwa sinergi lintas sektor adalah kunci untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat di masa angkutan Lebaran 2026/1447 H.

Rapat koordinasi ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan penyelenggaraan mudik yang tidak hanya lancar secara mobilitas, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Post a Comment

Previous Post Next Post