MUARADUA, 31 Desember 2025 – Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu Selatan memaparkan rapor kinerja sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan Press Release Akhir Tahun yang digelar di Aula Sertu Pol Hadinata, Selasa (30/12/2025). Secara umum, wilayah hukum OKU Selatan mengalami penurunan angka tindak pidana yang dibarengi dengan peningkatan efektivitas penegakan hukum.
Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa tren penurunan ini merupakan indikator keberhasilan upaya preventif dan patroli intensif yang dilakukan jajaran kepolisian.
Tren Kriminalitas: Kejahatan Konvensional Menurun 15%
Berdasarkan data yang dipaparkan, terjadi penurunan jumlah tindak pidana (Crime Total) di wilayah OKU Selatan:
Tahun 2024: 241 Kasus.
Tahun 2025: 229 Kasus.
Penurunan paling signifikan terlihat pada kejahatan konvensional, yang merosot dari 238 kasus di tahun 2024 menjadi 173 kasus di tahun 2025 (turun sekitar 15%).
“Penurunan ini adalah hasil dari penguatan patroli, kegiatan preventif, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar AKBP I Made Redi Hartana.
Catatan Khusus: Kenaikan Kasus Pencabulan
Meski angka kriminalitas umum menurun, Polres OKU Selatan memberikan perhatian serius pada kenaikan kasus pencabulan:
Tahun 2024: 34 Kasus.
Tahun 2025: 48 Kasus (Naik 14 kasus).
Kepolisian menganalisis bahwa tekanan ekonomi menjadi salah satu faktor pendorong utama. Selain itu, posisi geografis OKU Selatan yang berbatasan langsung dengan daerah lain memudahkan mobilisasi pelaku kejahatan lintas wilayah.
Narkotika: Barang Bukti Meningkat Drastis
Sektor pemberantasan narkotika mencatatkan capaian yang luar biasa dalam hal penyitaan barang bukti:
Pengungkapan: 56 kasus berhasil diungkap pada 2025.
Penyelesaian Perkara: Meningkat menjadi 58 kasus (termasuk sisa tunggakan tahun sebelumnya).
Barang Bukti: Mengalami lonjakan tajam dari 288 gram pada 2024 menjadi 1.427,58 gram pada tahun 2025.
Komitmen Tahun 2026
Menutup paparannya, Kapolres menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat. Fokus utama di tahun mendatang adalah menekan angka kejahatan terhadap perempuan dan anak serta memutus rantai peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas penegakan hukum, baik melalui pendekatan represif yang tegas maupun langkah preventif yang humanis demi mewujudkan OKU Selatan yang aman dan kondusif,” pungkasnya.
Post a Comment