Jaga Stabilitas Harga Menjelang Ramadan, Pemkot Bandarlampung Gelar Pasar Murah Serentak di 20 Kecamatan

 

Ilustrasi


BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung secara resmi mengumumkan pelaksanaan program Pasar Murah sebagai strategi utama menekan laju inflasi menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Langkah ini diambil guna meredam potensi lonjakan harga bahan pokok akibat meningkatnya permintaan masyarakat di tengah momentum hari besar keagamaan yang berdekatan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Erwin, menegaskan bahwa stabilitas harga dan ketersediaan pasokan menjadi prioritas utama pemerintah daerah saat ini.

Distribusi Merata di Seluruh Wilayah

Guna memastikan efektivitas program, pasar murah ini akan diselenggarakan secara bergilir di 20 kecamatan di seluruh Kota Bandarlampung. Jadwal pelaksanaan akan disesuaikan dengan karakteristik dan tingkat kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah selama bulan puasa.

“Pasar murah ini adalah instrumen kami untuk mengintervensi pasar sehingga inflasi tetap stabil. Kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat menjangkau kebutuhan pokok meskipun terjadi peningkatan permintaan yang signifikan,” ujar Erwin, Jumat (30/1/2026).

Komoditas Pangan Bersubsidi

Pemerintah telah menyiapkan stok komoditas strategis yang biasanya mengalami fluktuasi harga tinggi menjelang Lebaran. Beberapa komoditas yang tersedia meliputi:

  • Beras (Medium dan Premium)

  • Gula Pasir

  • Minyak Goreng

  • Tepung Terigu

Menjaga Psikologi Pasar

Selain membantu masyarakat berpenghasilan rendah, keberadaan pasar murah juga berfungsi untuk menjaga psikologi pasar agar para pedagang besar tidak menaikkan harga secara sepihak. Pemkot memastikan pasokan barang ke wilayah Bandarlampung saat ini masih terpantau aman dan terjaga.

"Ketersediaan barang adalah kunci. Jika pasokan terjaga dan distribusi melalui pasar murah berjalan lancar, gejolak harga di pasar tradisional dapat diredam," tambah Erwin.

[Image: A layout of a community market with tents and stalls, people lining up to buy essential goods like rice and oil, with banners showing local government logos and "Pasar Murah Pengendali Inflasi" text]

Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan program ini secara bijak dan tidak melakukan panic buying, mengingat pemerintah menjamin stok pangan tersedia cukup hingga Idulfitri mendatang.

Post a Comment

Previous Post Next Post