BANDARLAMPUNG, 6 Desember 2025 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Lampung menggelar doa bersama sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 partai pada Jumat malam (5/12/2025). Kegiatan yang dilaksanakan serentak di 15 kabupaten/kota ini menjadi momentum konsolidasi internal dan penguatan kedekatan dengan masyarakat.
Ketua DPD Golkar Lampung, Hanan Rozak, menegaskan bahwa HUT tahun ini harus dimaknai sebagai dorongan untuk menjaga soliditas organisasi. Ia menekankan bahwa Golkar harus terus hadir di tengah masyarakat melalui kerja nyata dan sikap responsif terhadap kebutuhan publik.
“Doa bersama ini menjadi bagian dari upaya kami mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat karakter Golkar sebagai partai yang terbuka,” ujar Hanan dalam sambutannya di Gedung Graha Karya, Bandarlampung.
Sejumlah tokoh senior Golkar Lampung dan ulama turut hadir, termasuk Ketua Dewan Perimbangan Hairi Fasyah, Wakil Ketua DPRD Lampung Ismet Roni, dan Ketua Fraksi Golkar DPRD Lampung Supriyadi Hamzah.
Hanan juga menyampaikan solidaritas Golkar terhadap warga di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang sedang menghadapi bencana banjir, serta menginstruksikan kader di Lampung untuk memberikan dukungan.
Isu Pilkada via DPRD: Tanggapan Presiden Prabowo
Sementara itu, di tingkat pusat, peringatan HUT ke-61 di Istora Senayan, Jakarta, menarik perhatian dengan respons Presiden Prabowo Subianto terhadap usulan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia.
Bahlil kembali mengusulkan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) dikembalikan melalui DPRD, dengan alasan untuk menekan biaya politik yang dinilai semakin tinggi.
Presiden Prabowo menanggapi bahwa gagasan tersebut layak untuk dikaji lebih lanjut, menyebutkan sejumlah negara telah menerapkan sistem serupa dan terbukti lebih efisien.
"Prabowo menilai gagasan itu layak dikaji sebagai upaya menekan biaya politik yang dinilai semakin tinggi. Ia menyebut pemikiran tersebut akan dipertimbangkan lebih jauh bersama kekuatan politik lainnya."
Usulan perubahan mekanisme Pilkada ini menjadi isu politik panas yang diangkat oleh Bahlil Lahadalia dalam berbagai kesempatan konsolidasi partai.

Post a Comment