BANDAR LAMPUNG, 8 November 2025 – Provinsi Lampung resmi dinyatakan aman dari potensi krisis pangan, bahkan mengalami surplus. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, sebagai hasil dari kerja keras para petani dan dukungan kebijakan dari Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Pusat.
Lampung Surplus Pangan Berkat Dukungan Pemerintah
Marindo Kurniawan menegaskan bahwa Provinsi Lampung berhasil menjaga ketahanan pangannya secara kuat.
"Lampung tidak hanya aman, tetapi juga surplus pangan. Ini adalah hasil kerja keras petani Lampung serta dukungan dari pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Pak Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan pemerintah pusat dalam menjaga dan meningkatkan produksi," ujar Marindo.
Peningkatan Produksi Terkini:
Beras: Produksi beras pada periode Januari-Desember 2025 diperkirakan mencapai peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Stok beras di gudang-gudang Bulog wilayah Lampung juga berada pada level yang aman.
Jagung: Potensi produksi jagung pipilan kering di Lampung juga menunjukkan tren positif dengan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Strategi Kunci: Intensifikasi dan Alsintan
Kunci keberhasilan dalam menjaga produktivitas di tengah tantangan perubahan ikiklim adalah melalui berbagai program unggulan, seperti:
Intensifikasi pertanian.
Penggunaan bibit unggul.
Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).
Marindo Kurniawan, yang juga Mantan Pj. Bupati Pringsewu, menegaskan bahwa Pemprov Lampung akan terus berpihak pada petani karena ketahanan pangan merupakan prioritas utama.
Dengan kondisi surplus ini, Lampung tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga berpotensi untuk memasok ke daerah lain yang membutuhkan, menunjukkan kemandirian pangan yang kuat di Provinsi Lampung.

Post a Comment