JAKARTA, 10 November 2025 – Presiden ke-2 RI Soeharto resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional dalam upacara kenegaraan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 116/TK/2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
Soeharto Diberi Gelar Bidang Perjuangan Bersenjata dan Politik
Dalam Keputusan Presiden yang dibacakan Sekretaris Militer, Soeharto (dari Provinsi Jawa Tengah) dianugerahi gelar Pahlawan Nasional bidang perjuangan bersenjata dan politik.
"Almarhum Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto dari Provinsi Jawa Tengah. Pahlawan bidang perjuangan. Jenderal Soeharto menonjol sejak masa kemerdekaan. Sebagai wakil komandan BKR Yogyakarta ia memimpin pelucutan senjata di Jepang, Kota Baru 1945," bunyi surat keputusan tersebut.
Mantan Presiden yang menjabat selama 32 tahun (1967-1998) ini dikenal atas peran kunci pada masa kemerdekaan, termasuk memimpin pelucutan senjata tentara Jepang di Yogyakarta pada 1945 dan terlibat dalam Serangan Umum 1 Maret 1949.
Daftar 10 Tokoh Lintas Sektor yang Dikukuhkan
Bersama Soeharto, Presiden Prabowo Subianto juga mengukuhkan sembilan tokoh lainnya sebagai Pahlawan Nasional tahun 2025. Pigura foto Soeharto terlihat dipajang di barisan depan, diapit oleh pigura Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan aktivis buruh Marsinah, menunjukkan pengakuan terhadap tokoh dari latar belakang sejarah yang beragam.
Berikut daftar lengkap 10 tokoh yang dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional tahun 2025:
Almarhum K.H. Abdurrahman Wahid (Bidang Perjuangan Politik dan Pendidikan Islam).
Almarhum Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto (Bidang Perjuangan Bersenjata dan Politik).
Almarhumah Marsinah (Bidang Perjuangan Sosial dan Kemanusiaan).
Almarhum Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja (Bidang Perjuangan Hukum dan Politik).
Almarhumah Hajjah Rahmah El Yunusiyyah (Bidang Perjuangan Pendidikan Islam).
Almarhum Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo (Bidang Perjuangan Bersenjata).
Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin (Bidang Perjuangan Pendidikan dan Diplomasi).
Almarhum Syaikhona Muhammad Kholil (Bidang Perjuangan Pendidikan Islam).
Almarhum Tuan Rondahaim Saragih (Bidang Perjuangan Bersenjata).
Almarhum Zainal Abidin Syah (Bidang Perjuangan Politik dan Diplomasi).

Post a Comment